LLK Lotim Siap Hadapi Tantangan Zaman

Ahmad Wardi (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG—Perkembangan dunia usaha dan global, menuntut setiap orang untuk mampu berkompetensi. Sehingga Loka Latihan Kerja (LLK) Selong, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), juga dituntut harus siap mengisi tuntutan zaman yang semakin maju.

“LLK yang merupakan lembaga resmi yang bertugas menyelenggarakan pelatihan kerja ketika perkembangan zaman semakin maju, maka LLK harus juga upgrade (merubah) strukutur yang ada, agar sesuai zaman, dan nantinya menghasilkan kelulusan yang bagus, dan sesuai tuntutan zaman,” kata Kepala LLK Selong, Ahmad Wardi, Selasa (23/5)

Bukan hanya struktur yang harus selalu di upgrade. Namun semua fasilitas dan peralatan untuk kebutuhan dalam pelatihan juga harus diperbaharui, guna mendapatkan hasil sesuai perkembangan zaman saat ini.

Dicontohkan, saat ini banyak masyarakat yang menggunakan TV LED, sementara sebelumnya masyarakat hanya menggunakan TV Tabung. Sehingga untuk menjaga agar lulusan LLK dapat bersaing, maka tentu harus di upgrde kembali struktur yang ada, untuk bisa menempuh pelatihan terkait TV LED.

“Kalau di otomotif, saat ini juga jarang kita temukan kendaraan yang menggunakan karburator. Tetapi kendaraan masa kini menggunakan injeksi. Sehingga untuk menjawab hal ini, tentu saja harus dipenuhi juga peralatan tersebut, agar lulusan LLK nantinya tidak kalah dan sesuai tuntutan zaman,” jelasnya.

Sementara untuk program sambungnya, selalu berusaha memberikan program tutup poin. Artinya, pada saat ini banyak lembaga pelatihan yang terlalu teoristis. Namun di LLK Selong sendiri tidak hanya memberikan pengetahuan teori saja, namun memberikan kesempatan praktis juga sangat penting. ”Bahkan secara keseluruhan praktik sebanyak 85 persen, dan hanya 15 persen saja teori. Karena tujuan kita mendidik adalah agar bisa langsung menuju pasar kerja,” akunya.

Saat ini sambungnya, banyak program baru yang diterapkan. Namun program yang paling diminati masyarakat adalah program yang ada kaitannya dengan pariwisata. Sehingga untuk itu juga harus disiapkan struktur yang bagus, demi menjawab tantangan yang ada saat ini. “Jurusan seperti bahasa Inggris, Perhotelan, dan semua yang menyangkut pariwisata, menjadi program yang diincar masyarakat,” terangnya.

Agar bisa mengakomodir dan membantu pemerintah dalam menanggulangi pengangguran di Lotim, terutama di desa, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan pemerintah desa. Dimana sejak dua tahun terakhir juga sudah dilakukan kerja sama.

“Setelah kita kerjasama dalam rangka memberi pelatihan kepada masyarakat desa. Maka bagi masyarakat yang sudah lulus pelatihan, mereka kita serahkan ke Bumdes setempat. Sehingga nantinya akan terjadi transfer ilmu kepada masyarakat lain, yang tujuan akhirnya adalah untuk menekan angka kemiskinan,” tandasnya. (cr-wan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid