Kemperin RI Siap Dukung Percepatan Industrialisasi NTB Melalui DAK

MATARAM – Kepala Dinas Perindustrian
Provinsi NTB Nuryanti memperjuangkan agar pembangunan dalam mensukseskan program industrialisasi mendapatkan perhatian dari Kementerian Perindustrian RI. Alhasil, Kemperin RI menyambut baik perjuangan Disperin NTB dan berjanji akan memuluskan usulan untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2024 mendatang.

“Kami diundang oleh Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kemenperin RI dalam rangka singkronisasi dan harmonisasi usulan DAK tahun 2024 di Bekasi 22-25, yang dihadiri beberapa provinsi yang lolos verifikasi awal,” kata Kepala Disperin NTB Nuryanti, Rabu (30/8).

Baca Juga :  Industrialisasi Mendorong Kemandirian Pelaku Usaha NTB

Yanti mengaku jika kegiatan tersebut untuk memastikan kesiapan daerah melaksanakan kegiatan yang diusulkan sesuai dengan anggaran diberikan melalui DAK pada tahun 2024 mendatang.

“Kami sampaikan dihadapan Kemperin,
kalau NTB siap dalam melaksanakan setiap kegiatan yang telah diusulkan untuk didanai melalui DAK,” ucapnya.

Menurut Yanti, bawah anggaran yang akan diberikan melalui DAK oleh Kemperin RI merupakan berkah tersendiri, karena selama 3 tahun berjuang ke Kementerian
Perindustrian agar bisa memperoleh DAK yang biasanya diperuntukkan khusus untuk kabupaten/kota di seluruh NTB.

“Harapan kami pada tahun-tahun selanjutnya Provinsi NTB dapat kembali memperoleh DAK untuk mempercepat proses industrialisasi di NTB dengan potensi yang kita punya,” tutur Yanti.

Baca Juga :  Disperin NTB Sinergikan Industri Besar dengan IKM Lokal

ia menambahkan, bawah potensi desa-desa yang ada di NTB sangat mendukung
untuk keberlangsungan industrialisasi dan tentu ini menjadi harapan, agar bisa
mendapat lirikan dari pusat terkait DAK tersebut.

“Kekayaan alam di NTB sangatlah melimpah, tinggal bagaimana semua pi-
hak bisa bekerja sama mulai pemerintah hingga pemerintah daerah bahkan masyarakat pada umumnya dalam bahu
membahu menciptakan eksosistem pembaharuan,” pungkasnya. (luk)

Komentar Anda