Kapolres Sumbawa Apresiasi Rumah Bibit Samaras Desa Kerekeh

Sukseskan Kampung Sehat Jilid II

APRESIASI: Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Widy Saputra, S.IK, M.H., mengunjungi rumah bibit Samaras di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, Sabtu (3/4/2021). (polda for radarlombok.co.id)

SUMBAWA BESAR-Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Widy Saputra, S.IK, M.H., mengunjungi rumah bibit Samaras di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, Sabtu (3/4/2021) siang.

Kunjungan Kapolres Sumbawa didampingi oleh Kades dan Sekdes Kerekeh, Kasat Binmas, PS Kanit, dan Anggota Binmas, Kapolsek Sumbawa, serta Babinkamtibmas Desa Kerekeh.

Pada kunjungan tersebut, Kapolres Sumbawa menyampaikan apresiasi terhadap program Pemerintah Desa Kerekeh. Menurutnya, program ini sangat luar biasa dapat menjadi solusi ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat ditengah Pendemi Covid-19.

“Ternyata disini ada program yang luar biasa. Di sini saya lihat ada beberapa kolaborasi dari program yang diinisiasi oleh Desa Kerekeh ini, ada peternakan, pertanian dan perikanan yang dalam kondisi covid ini saya rasa Desa Kerekeh ini bisa jadi salah satu desa yang tidak akan berdampak secara ketahanan pangan serta perekonomian,” ungkapnya.

BACA JUGA :  100 Personel Brimob Polda NTB Dikirim ke Papua

Lanjut Kapolres, inovasi Pemerintah Desa Kerekeh ini sangat selaras dengan Program Kampung Sehat yang diinisiasi oleh Kapolda NTB. Dimana saat ini telah memasuki Kampung Sehat Jilid 2.

Kampung Sehat ini sambung Kapolres, tujuannya adalah bagaimana mengurangi Covid-19 dan mengatasi dampak yang ditimbulkan, baik dari segi kesehatan, sosial, pangan, hingga perekonomian masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolres, program kampung sehat yang diinisiasi oleh Kapolda NTB ini, ke depan akan digelarkan juga kelanjutan yaitu Kampung Pancasila. Disitu ada metode edukasi pembelajaran terkait beberapa permasalahan yang mungkin sering terjadi hingga saat ini.

BACA JUGA :  Sejumlah Kepala BPBD di NTB Dipanggil Polisi

“Saat ini kita tidak bisa berbicara covid saja. Ternyata dampaknya merambah ke semua elemen. Untuk teknisnya nanti masih kita menunggu dari Polda. Gambaran garis besarnya adalah perlu ada perbaikan pola pikir masyarakat, keamanan yang mungkin perlu dibenahi, aliran dari beberapa perilaku masyarakat yang mungkin diikuti oleh beberapa kelompok pemuda. Itu yang kemungkinan akan dilakukan dalam kampung pancasila,” tutup Kapolres. (*/gt)