Kafe “Bahari” Senggigi Terbakar

Kafe Bahari Senggigi Terbakar
TERBAKAR: Bangunan Kafe “Bahari” di Senggigi terbakar Selasa siang kemarin (20/6). Warga berkerumun menyaksikan api yang melalap bangunan ini. Tidak lama, petugas pemadam kebakaran datang memadamkan kobaran api. (M.Haeruddin/Radar Lombok)

MATARAM-Kafe “Bahari” yang berada di Senggigi Kecamatan Batulayar, terbakar sekitar pukul 11.30 Wita Selasa kemarin (20/6).

Api dengan cepat menghanguskan bangunan dua lantai tersebut. Bahkan bangunan  spa dan panti pijit yang bersebelahan dengan kafe ini tidak luput dari sambaran api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Semua karyawan sedang tidak berada di tempat saat kejadian.

Berdasarkan informasi yang diserap Radar Lombok, kebakaran baru diketahui oleh salah seorang karyawan setempat yang baru datang. “ Tadi ada karyawan yang tiba- tiba datang menangis dan mengatakan ada kebakaran,” ungkap Mini, karyawan spa kepada koran ini. Mendengar itu Mini langsung keluar dan melihat kepulan asap dari dalam kafe. Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Warga lainnya berusaha menghubungi petugas Damkar. Sayang sekali petugas Damkar terlambat datang dan bangunan ludes terbakar. “ Api sudah membesar terus pemadam kebakaran datang. Coba datang dengan cepat mungkin bisa diselamatkan barang- barang yang ada di dalam” kesal salah seorang petugas kafe.

Karyawan lainnya tidak bisa menjelaskan asal api. Karyawan ini melihat api justru dari perangkat CCTV. “ Saya melihat kepulan asap lewat CCTV dan saya langsung menghubungi beberapa petugas Polsek yang saya kenal. Saya tidak tau asal muasal api tersebut karena saking paniknya saya langsung teriak keluar minta tolong. Syukur saya bisa menyelamatkan diri,” ungkap pegawai perempuan yang enggan dikorankan namanya ini.

BACA JUGA :  PNS Lotim Dilarang Masuk Café

Besar kemungkinan api disebabkan karena arus hubungan pendek arus listrik (korsleting). Sehari sebelum kebakaran ada perbaikan AC kafe.

Manajer operasional Kafe “Bahari” I Made Suadarma menyampaikan bahwa pihaknya juga tidak mengetahui perihal kejadian tersebut. Pada saat kejadian kafe sedang tutup. Ia juga tidak bisa memastikan angka kerugian tapi yang jelas menurutnya tidak ada barang apapun yang bisa diselamatkan.

“Kita juga tidak bisa berbuat apa- apa dan hanya bisa melihat puing- puingnya saja. Kami belum bisa memastikan penyebabnya karena taunya ada api saja, kebetulan lagi sepi karena tidak ada pekerjaan. Kami juga belum bisa menghitung kerugian dan kami menganggap kejadian ini musibah karena kejadian ini tidak kami duga,” ungkapnya.

Sementara itu pihak kepolisian saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan banyak. Tampak Kapolres Lombok Barat dan Satreskrim bersama Polsek Senggigi ikut membantu pemadamam api. “ Nanti dulu ya,” ungkap Kapolres Lombok Barat AKBP I Wayan Jiartana.

Kepala DinasPemadam Kebakaran Lombok Barat, Fauzan Husniadi, menyampaikan pihaknya mendapatkan informasi terkait adanya kebakaran sekitar pukul 12.00 Wita. Selanjutnya pihaknya langsung ke lapangan dengan menerjunkan tiga armada dan satu mobil suplai. Api baru bisa dipadamkan  sekitar satu jam lebih dan itupun mobil pemadam tersebut harus bolak balik menyuplai air. Api sulit dipadamkam karena ruang gerak untuk memadamkan api sangat sempit serta bahan- bahan yang berada di tempat itu merupakan bahan yang mudah terbakar.(cr-met)