Johan Daftar Jadi Pendamping Suhaili

Johan Daftar Jadi Pendamping Suhaili
JAJAKI: Bacawagub PKS, Johan Rosihan menyerahkan surat pendaftaran kesiapan mendampingi Suhaili FT sebagai bacawagub di suksesi Pilkada NTB. (Ahmad Yani/Radar lombok)

MATARAM—Komunikasi politik dan penjajakan antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golkar sudah mulai terbina. PKS bahkan mendelegasikan kadernya sebagai salah satu kandidat pendamping untuk ketua Golkar NTB, HM Suhaili FT.

Sabtu lalu (29/7), Johan Rosihan, selaku kandidat pendamping suhaili secara khusus bersilahturahmi dan melakukan pertemuan dengan Partai Golkar. Kedatangan Johan Rosihan dan tim, disambut langsung oleh Sekretaris DPD I Golkar NTB, Hj Baiq Isvie Rupaedah.

Selain bersilahturahmi, momen hangat ini juga dihajatkan untuk menindaklanjuti sekaligus memperkuat komunikasi antara PKS dan Golkar. Terlebih dikesempatan itu pula, politisi gaek PKS asal Sumbawa ini menyerahkan surat kesanggupan sebagai bacawagub mendampingi HM Suhaili FT dalam kontestasi di Pilgub NTB.

“Selain bermaksud silahturahim, saya bersama tim juga menyerahkan secara resmi kesanggupan sebagai salah satu kandidat calon wakil gubernur mendampingi Pak Suhaili,” katanya.

Menjalin komunikasi politik dengan partai menurut Johan adalah perihal sangat penting. tak terkecuali dengan Partai Golkar. Selain itu, menjadi wujud ikhtiar bersama PKS NTB untuk maju sebagai salah satu kandidat bacawagub pilkada NTB .

“Jadi saya ditugaskan partai untuk aktif menjalin komunikasi dengan para Cagub lainnya dan menjajaki kemungkinan koalisi,” terangnya.

Disinggung soal respon Golkar sendiri, politisi asal Sumbawa menyatakan, bahwa dalam pertemuan itu, Isvie didampingi tim penjaringan DPD I Golkar NTB ada keinginan bersama menindak lanjuti komunikasi politik yang telah terjalin ke tahap berikutnya.

Sementara Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB, Baiq Isvie Rupaedah, menegaskan, bahwa Partai Golkar sangat terbuka kepada semua parpol maupun figur mau membangun dan menjajaki komunikasi politik untuk koalisi dan berpasangan di suksesi Pilgub NTB.

Ada beragam aspek dan variabel terus dikaji dan ditelaah pihaknya dalam menentukan sosok pendamping Suhaili. Mulai dari tingkat elektabilitas, popularitas, dukungan parpol pengusung, kesamaan visi dan misi, geopolitik dan beragam variabel politik lainnya.

Pihaknya pun sedang melakukan survei untuk mengetahui tingkat elektabilitas atau daya keterpilihan Suhaili bila disandingkan dengan figur tersebut. “Hasil survei ini masih terus kita telaah dan kita kaji,” pungkasnya.(yan)

BACA JUGA :  Zaini Arony Tak Bisa Salurkan Hak Suara