Jatah CPNS Lombok Timur Masih Belum Jelas

Ilustrasi CPNS
Ilustrasi CPNS

SELONG – Pemkab Lombok Timur sampai saat ini belum mendapat kepastian terkait kuota perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2018. Sebelumnya Pemkab Lotim melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengusulkan kebutuhan PNS tapi sampai sekarang belum ada jawaban dari pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

“Bukan hanya kita. Tapi semua kabupaten/ kota di seluruh Indonesia masih menunggu penetapan formasi dari Kemenpan-RB,” kata Kepala BKPSDM Lotim H. Najamuddin kemarin.

Disampaikan, sebelumnya Pemkab Lotim telah mengusulkan kebutuhan formasi pegawai sebanyak 4 ribu lebih. Proses selanjutnya kini masih digodok oleh kementerian. “Penyerahan kebutuhan formasi pegawai itu telah dideadline sampai akhir Februari lalu. Dan kita telah menyerahkannya,” ungkapnya. 

Dari 4 ribu lebih yang telah diserahkan mencakup semuanya. Baik itu guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis dan lainnya. Namun yang paling mendominasi adalah tenaga guru dan kesehatan. Meski jumlah diusulkan sebanyak 4 ribu lebih, namun belum tentu kuota yang akan diberikan pusat akan sesuai dengan jumlah yang telah diusulkan jika perekrutan memang benar akan dilakukan di tahun ini. Karena pemberian kuota itu akan disesuaikan dengan kemampuan daerah. “ Jangan sampai nanti kita diberikan jatah 4 ribu, tapi kita tidak mampu menggaji. Tentunya ini akan menjadi masalah,” terang dia.

Untuk kepastian kapan perekrutan CPNS akan dilakukan di tahun 2018 ini, Najamuddin juga mengaku belum bisa menentukannya . Karena menyangkut hal itu yang lebih mengetahuinya adalah Kemenpan RB. “Pokoknya kita tunggu saja,” tutupnya.

Sebelumnya Kabid Data dan Informasi BKPSDM Muh. Bahrain membeberkan hingga akhir 2017 jumlah PNS yang ada di Lotim Lotim sebanyak 10. 942. Dari jumlah itu sebanyak 446 PNS yang pensiun. Terdiri dari 342 PNS yang pensiuan karena Batas Usia Pensiun (BUP), 97 PNS pensiun Atas Permintaan Sendiri (APS) dan 25 PNS lagi pensiun karena meninggal. Jumlah PNS yang ada saat ini terbilang masih sangat kurang. Ini melihat dari kebutuhan yang sebenarnya yaitu sebanyak 14 ribu PNS. “Kita masih nunggu kuota untuk Lotim ‘’ katannya. (lie)