Jalur Pendakian Rinjani dari Sesaot Segara Dilaunching

Jalur Pendakian Rinjani
TAMAN SESAOT : Inilah Taman Sesaot yang memiliki potensi sebagai jalur pendakian gunung Rinjani dan akan segera dibuka oleh Pemkab Lobar.( Fahmy/Radar Lombok)
Advertisement

Lobar Minta Izin Buka Jalan 10 Km

GIRI MENANG– Rencana Pemerintah Kabupaten Lombok barat membuka jalur pendakian Rinjani melalui Desa Sesaot Kecamatan Narmada, mendapatkan dukungan dari pengelola atau stakeholder yang terlibat dalam pembukaan jalur ini. Karenanya jalur pendakian dari Sesaot yang sebelumnya ilegal akan segera dilegalkan dan dilaunching secara resmi.

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan semua stakeholder, mulai dari Pemerintah Provinsi NTB, KPH Rinjani, dan Balai TNGR serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sesot, Pakuan dan Buwun Sejati.” Kita sudah ada hasil, akan segera kita legalkan,” kata bupati kemarin.

Malah rencananya, untuk memperpendek jarak tempuh, Pemkab juga akan melakukan koordinasi dengan semua pihak yang bertanggungjawab terhadap keberadaan hutan agar Pemkab Lobar diberikan izin untuk membuka lahan hutan sepanjang 7-10 kilometer, agar jalan tersebut bisa dilewati oleh kendaraan sepeda motor.” Kalau pembukaan jalan ini diizinkan baru akan kita legalkan jalur pendakian Sesaot,” ungkapnya.

Fauzan optimis pendakian dari jalur Sesaot ini akan lebih ramai jika dibandingkan dengan jalur pendakian lainnya. Karena jarak yang tidak terlalu jauh dengan pusat kota, baik itu dari pelabuhan maupun bandara pelabuhan dan bandara. Lebih dari itu pihaknya juga mendorong agar tiga desa terdekat yang sudah ditetapkan menjadi desa wisata yaitu Sekawan Sejati  (Sesaot, Pakuan, Buwun Sejati ) agar membangun home stay di wilayah mereka masing-masing untuk bisa menangkap peluang para tamu yang nantinya datang.

Jarak dari Sesaot sampai ke pelawangan Gunung Rinjani sekitar 27 kilometer. Kika nanti Pemkab Lobar diberikan izin membuka jalan sekitar 7 kilometer, maka ini memperpendek jarak, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.”Kalau diizinkan, kan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar yang nantinya akan dikelola oleh BUMDes,” ungkapnya.

Kepala Desa Pakuan, Mardan Haris, mendukung langkah Pemkab Lobar yang akan membuka jalur pendakian Rinjani. Malahan di wilayahnya juga ada potensi jalur pendakian Rinjani, trek pendakian ke Rinjani lewat air terjun Segenter. Rencananya jalur ini akan dibuka sebagai pembanding jalur trek Rinjani yang ada di Sesaot. Dimana Desa Pakuan juga sebenarnya memiliki potensi untuk dijadikan sebagai pintu masuk menuju Rinjani.” Kita juga ada potensi, nanti akan kita tawarkan agar bisa dibuka,” ungkapnya.(ami)