Jalan di Kawasan Pantai Cemare Kian Rusak

RUSAK: Kondisi jembatan kayu di kawasan Cemare yang rusak. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG –  Warga Dusun Cemara Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar mengeluhkan kondisi ruas jalan dan jembatan menuju kawasan wisata pantai Cemare rusak parah. Warga meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melakukan perbaikan jalan yang menjadi akses utama menuju wisata pantai ini.

Dari pantauan koran ini, ruas jalan yang menuju kawasan wisata pantai Cemara dari mulai pintu gerbang masuk hingga ke titik lokasi pantai, kondisinya cukup memprihatinkan kondisinya rusak parah atau hancur, sehingga kerap  dikeluhkan oleh warga yang tinggal di dusun Cemare.

Sekitar satu kilometer mulai dari jalan masuk ke obyek wisata pantai cemare, aspalnya sudah  berlubang berbatuan bahkan jika turun hujan tergenang air,  Kondisinya ini juga diperparah dengan jembatan sepanjang 300 an meter hancur rusak parah banyak kayunya yang patah sangat membahayakan bagi warga dan pengunjung yang lewat.

Baca Juga :  Rayakan Lebaran Topat, Ribuan Warga Padati Tempat Wisata

Ketua Badan Permusyawaratan Desa BPBD Desa Lembar Selatan Syarifudin mengaku bingung dengan jalan dan jembatan yang tak kunjung diperbaiki sehingga meminta pemerintah melalui dinas terkait segera memperbaikinya karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses masyarakat dan pengunjung ke kawasan wisata pantai Cemare tersebut. “Jembatan ini sudah lama diusulkan untuk perbaikan. Namun belum terealisasikan,” katanya.

Sementara menurut ketua Pokdarwis Cemare, Mushab. kerusakan ruas jalan dan jembatan tersebut sangat mempengaruhi kunjungan wisatawan yang datang. Ia berharap agar jalan dan jembatan segera diperbaiki. “Jelas ini mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan, karena jalan yang rusak,” katanya.

Baca Juga :  Pelindo Ingkar Janji, BPHTB tak Terealisasi

Menurut warga dengan diperbaikinya jalan tersebut diyakini tidak hanya menunjang akses perekonomian masyarakat, namun juga akan mendukung dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke pantai Cemare. Apalagi pada setiap masa liburan dan perayaan lebaran ketupat kunjungan wisatawan ke pantai Cemare tinggi dan ramai.

Sementara itu Kadus Cemare, Munawir, mengatakan kerusakan jalan ini sudah lama sekali dan sampai saat ini belum juga ada kepastian akan dilakukan perbaikan dari Pemkab Lombok Barat. Warga sudah berinisiatif untuk melakukan perbaikan seadanya.

“ Ketimbang tidak ada tindakan sama sekali, dengan harapan ada bantuan dari pemerintah. Itu kita tunggu responnya pemerintah tapi belum ada juga,” ungkapnya.(ami)

Komentar Anda