Insentif Guru Honor Naik Jadi Rp 300 Ribu

Ilustrasi Guru Honorer
Ilustrasi Guru Honorer

MATARAM- Insentif guru honor di tingkat TK, SD dan SMP di Kota Mataram lewat Biaya Operasional Sekolah Daerah (Bosda) akan naik di tahun depan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram H. Syakirin Hukmi menyebut sesuai dengan hasil evaluasi dan adanya Keputusan Wali Kota Mataram, tahun depan ada kenaikan insentif guru honor.” Sudah ada kepastikan kenaikan. Jadi insentif guru yang sebelumnya Rp 270 ribu naik menjadi Rp 300 ribu yang akan mereka terima di luar gaji maupun insentif BOS dari pemerntah pusat,’’ katanya kepada Radar Lombok kemarin.

BACA JUGA :  Kisah Para Guru Guru Honor di Pulau Terpencil Lombok Timur

Penetapan ini melalui Keputusan Wali Kota Mataram setelah melakukan evaluasi dan pertimbangan keuangan daerah. Ini juga bentuk perhatian kepada kalangan guru honor yang masih belum menikmati gaji ideal.

Untuk pencairan dana Bosda tahun 2018 mendatang sesuai dengan aturan sama dengan pencairan dana BOS nasional yakni setiap tiga bulan sekali. Sehingga guru tidak perlu risau menunggu setiap satu tahun sekali. “Anggaran kita cairkan ke sekolah setiap tiga bulan sekali,’’ ucapnya.

Saat ini jumlah guru honor di Kota Mataram tercatat ada 2 ribu orang lebih. Sebelumnya organisasi guru menyampaikan protes terkait dengan keterlambatan pencairan BOSDA dan gaji guru  honor yang tidak kunjung naik.

BACA JUGA :  Polisi Tangkap Guru Honor Pengedar Uang Palsu

Kenaikan gaji guru disambut baik anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram Lalu Suriadi. Kenaikan insentif guru sudah diusulkan sejak tahun 2016. “ Kita berharap betul-betul terealisasi pada tahun 2018, bukan sekedar menghibur kalangan guru namun mereka betul-betul bekerja. Ini akan menambah semangat mereka, apalagi guru kelas SD, pekerjaan mereka sangat berat. Kita minta guru tetap diperhatikan, jangan sampai mereka dianaktirikan oleh pemerintah daerah,’’ singkatnya.(dir)