Guru Ngaji di Lotim Dapat Rp 1,5 Juta, Imam Masjid Dapat Rp 1 Juta

Inggu Hardi (Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur memperhatikan kesejahteraan guru ngaji dan imam masjid di daerah ini.

Bupati HM Sukiman Azmy telah menandatangani Surat Keputusan (SK) pemberian insentif ini bagi guru ngaji dan imam masjid di 21 kecamatan di Kabupaten Lombok Timur. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lombok Timur, Inggu Hardi mengatakan, sebanyak 1.556 guru mengaji masing-masing memperoleh insentif sebesar Rp 1,5 juta untuk 8 bulan. Sedangkan untuk imam masjid insentif yang diterima Rp 1 juta untuk 6 bulan. “Insentif tersebut hanya diberikan setahun sekali,”katanya.

BACA JUGA :  Kasek SMPN 1 Sambelia Diduga Pungli BSM

Bagi pemda kata Inggu Hardi, pemberian insentif tersebut merupakan program tahunan dan diberikan pada bulan suci Ramadan. “Momentum bulan Ramadan ini paling tepat untuk diberikan karena para guru mengaji dan imam masjid sangat membutuhkannya,” jelas Inggu Hardi.

Seluruh guru ngaji yang mendapatkan insentif tersebut telah terdaftar dan terverifikasi pada masing-masing desa. Tetapi pengecualian bagi marbot setempat. “Tahun ini marbot tidak mendapatkan insentif. Tidak seperti tahun sebelumnya,” akunya.

BACA JUGA :  Polsek Sakra Sita Ratusan Liter Miras Tuak

Selain guru ngaji dan imam masjid, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lotim juga memperoleh dana hibah dengan besaran yang bervariasi.“Dana hibah MUI sebesar Rp 100 jt. Sedangkan DMI hanya memperoleh 50 persen dari pagu anggaran,” tandasnya.(wan)