Gerung akan Hidup Bila Jalan Dapat Sentuhan

JALAN : Kondisi jalan di Gerung dari Masjid Baitul Atiq Gerung- Sulin Kuripan. Ini merupakan jalan provinsi. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG- Selama ini Gerung sebagai ibukota Kabupaten Lombok Barat terkesan stagnan. Salah satu cara memajukan dan meramaikan Gerung adalah dengan menyentuh pembangunan jalan. Jalan dari Masjid Baitul Atiq Gerung sampai Sulin Kuripan yang melewati kantor Bupati Lombok Barat adalah jalan provinsi yang kondisinya begitu-begitu saja tanpa sentuhan. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meminta Pemprov mempercepat pembangunan jalan ini.

Hal ini mengemuka dalam rapat ekspose pembangunan jalan dan Islamic Center di wilayah Gerung Lobar yang digelar di kantor Dinas PUTR Lobar, Senin (7/6).

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid memimpin rapat ekspose pembangunan jalan dan Islamic center ini.

Bupati yang ditemui usai rapat menyampaikan menyampaikan hal itu. Namun untuk lebih rinci, ia mempersilahkan wartawan bertanya ke Kadis PU Lobar. “Silahkan tanya langsung ke Pak Made (Kepala Dinas PU-TR). Apa yang dikatakan, itu sudah kata saya,” ungkapnya.

Kepala Dinas PUTR Lobar I Made Arthadana yang dikonfirmasi mengatakan, dalam rapat tersebut ada dua hal yang menjadi agenda penting, yakni terkait rencana pembangunan jalan yang diberi nama Jalan Sopoq Angen, dan pembangunan islamic center di Gerung serta progres pembangunan Bendungan Meninting di Batulayar. “Rapat kita ini masih dalam tataran perencanaan. Ada dua hal yang dibahas yakni terkait perencanaan teknis dan desain serta pengadaan lahan untuk pembangunan,” katanya.

BACA JUGA :  Manggis Lobar Diekspor tapi Pakai “Brand” Daerah Lain

Disampaikan Made, rapat tersebut sejatinya lebih mengarah pada arahan bupati terkait  rencana dimaksud. “Kita minta arahan dari Pak Bupati. Yang jelas semua ini masih tataran konsep, akan terjadi perubahan-perubahan,” sambungnya.

Terkait lokasi pembangunan Jalan Sopoq Angen, Arthadana mengatakan bahwa rencananya dimulai dari timur kantor Dinas Perhubungan menuju ke kantor Samsat melewati lingkungan Babakan Gerung. Kemudian, dari Samsat juga akan mengarah ke depan BTN Pemda Lobar. “Dan lokasi Islamic Center itu di sekitar itu,” jelasnya.

BACA JUGA :  Aksi Nyata Bersih-Bersih Senggigi

Dikonfirmasi mengenai lahan yang dibutuhkan, Kepala Dinas PU-TR Lobar itu mengatakan bahwa untuk Jalan Sopoq Angen diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 6 hektar karena dua jalur. “ Untuk Islamic Center kira-kira 7 hektar karena nanti ada alun-alun dan fasilitas umum lainnya. Untuk jalan, lebarnya sekitar 30 meter,” paparnya.

Untuk anggaran sendiri, ia mengaku bahwa pihaknya sejauh ini belum berbicara soal anggaran. Yang jelas, pihak Pemkab Lobar akan mengupayakan pengadaan tanah tuntas pada tahun 2022 mendatang. “Yang jelas, dari skema itu akan ada beberapa perubahan,” ungkapnya.

Selain rencana pembangunan Jalan Sopoq Angen dan islamic center, pihaknya juga berupaya meminta Provinsi NTB untuk mempercepat pembangunan jalan dari Masjid Baital Atiq Gerung-Sulin Kuripan. “Dibahas juga tindak-lanjut jalan Baital Atiq – Sulin dan Kampus Unram di Gunung Sasak. Itu sebagai upaya untuk menghidupkan kota Gerung, dan ini start bagi kami,” tegasnya. (ami)