Gerindra Belum Tentu Usung Dany Maju Pilkada KLU

Sudirsah Sujanto (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – DPD Gerindra NTB belum memutuskan siapa calon bupati pada Pilkada KLU 2024. Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra NTB Sudirsah Sujanto mengatakan bahwa pihaknya harus melihat hasil survei terlebih dahulu. “Jadi belum ada nama yang sudah kita putuskan,” ujarnya, Senin (17/3).

Terkait isu yang berkembang bahwa Gerindra bakal mencalonkan Danny Karter Febrianto yang juga Wakil Bupati KLU menjadi calon bupati, Sudirsah mengaku bahwa itu bisa saja terjadi. Tergantung bagaimana hasil survei.

Sekiranya hasil survei terhadap Danny tetap tinggi maka kemungkinan ia bakal diusung. “Makanya kita mau survei dulu. Partai Gerindra punya pengalaman panjang terkait pilkada dan tentunya kami tidak ingin kalah di pilkada tahun ini,” bebernya.

Baca Juga :  Krisis Air Bersih, Warga Gumantar Konsumsi Air Irigasi

Jika memang minat masyarakat terhadap Danny rendah, maka kemungkinan pihaknya bakal mengusung calon lain. “Kami partai yang terbuka baik untuk kader maupun non-kader. Semua berpeluang,” ucapnya.

Sembari menunggu siapa calon yang bakal diputuskan untuk maju, pihaknya juga saat ini terus membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik. Salah satunya dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dipilihnya PKB kata Sudirsah karena partai tersebut saat ini menjadi  pemenang Pileg di KLU.

“Dari 3 kursi pada Pemilu 2019, kini menjadi 6 kursi dan menjadi peraih kursi terbanyak. Tentu kita silaturahmi sekaligus bertukar pengalaman. Beliau (Djohan Sjamsu) kan senior kita. Selain itu kita juga¬† berdiskusi terkait arah koalisi ke depan karena tahun 2019 kita menjadi partner,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pendaftar KPPS Belum Penuhi Kuota

Menurut Sudirsah, jika ada kecocokan maka bisa jadi koalisi yang dibangun sejak 2019 berlanjut pada Pilkada tahun ini. “Kita dengan PKB masih saling melihat. Potensi-potensi tidak menutup kemungkinan ada. Sebab Gerindra tidak mungkin mengusung calon sendiri karena hanya 5 kursi (syarat minimal 6 kursi mengusung paslon),” ucapnya.

Selain dengan PKB, pihaknya juga bakal membangun komunikasi dengan partai lain. Seperti Demokrat, Golkar dan lainnya. “Kita lihat ke depan seperti apa,” tutupnya. (der)

Komentar Anda