Farin Kembali Kantongi Rekomendasi

DAFTAR: Nauvar Furqoni Farinduan kala mendaftar di PAN Lobar untuk menjadi calon Wabup beberapa waktu lalu (Dok/Radar Lombok)

MATARAM—Untuk ketiga kalinya, Nauvar Furqoni Farinduan kembali mengantongi rekomendasi partai pengusung paket AZAN (Zaini Aroni-Fauzan Khalid) sebagai calon wakil bupati Lombok Barat. Kali ini giliran Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengeluarkan rekomendasi tersebut.

Sebelum keluarnya rekomendasi PAN, ada dua partai pengusung paket AZAN yang lebih dulu mengeluarkan rekomendasi serupa. Kedua partai itu yakni Hanura dan Partai Golkar.

"SK rekomendasi wabup Lobar sudah diterbitkan DPP atas nama Nauvar Furqoni Farinduan," kata Ketua DPW PAN NTB, Muazzim Akbar, kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (13/9).

Muazzim mengatakan, dirinya belum melihat secara langsung SK rekomendasi dukungan tersebut. Namun dia memastikan DPP sudah menerbitkan SK rekomendasi dukungan bagi Farin (panggilan akrab Nauvar Furqoni Farinduan). "Hari ini saya mau jemput SK rekomendasi wabup Lobar itu," ungkap pengusaha PJTKI tersebut.

Dikatakan, bukan tanpa alasan DPP menerbitkan SK rekomendasi bagi pencalonan Farin. Sosok muda anak semata wayang mantan bupati Lobar Zaini Aroni ini dinilai lebih memenuhi persyaratan. Salah satunya, memiliki dukungan parpol lain dan memiliki potensi kans menang dalam pengisian wakil Bupati Lobar.

Dikatakan, PAN ingin mendukung dan mengusung kandidat yang memiliki kans atau potensi kemenangan lebih besar dibandingkan kandidat lainnya. "DPP sudah melakukan kajian dan telaah. Sehingga diterbitkan SK rekomendasi bagi Farin, " ucapnya.

Dia optimis, dengan dukungan sejumlah parpol, misalnya Golkar, Hanura, PAN dan parpol lainnya, Farin bakal memenangkan pertarungan pengisian wakil Bupati Lobar di pilih di DPRD Lombok Barat. Meski begitu, PAN bersama mitra koalisinya akan terus melakukan komunikasi politik dengan parpol lainnya untuk memaksimalkan dukungan dan kemenangan bagi Farin.

"Tapi kita optimis Farin bisa menang," imbuhnya.

Sebelumnya, PAN mengusulkan dan mengajukan dua kandidat untuk memperoleh rekomendasi dukungan sebagai wabup Lobar. Yakni, Farin dan Umar Said. Diusulkan dan diajukan kedua figur tersebut karena keduanya resmi mendaftar di DPC PAN Lobar sebagai bakal calon Wabup Lobar dari PAN.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Lobar, Sulhan Muchlis mengatakan, agenda pemilihan wakil bupati akan dilaksanakan 4 Oktober 2016 oleh panitia pemilihan (panlih). Namun sebelum pemilihan, pihaknya tengah merampungkan tata tertib pemilihan.

“Baru setelah itu akan kita sosialisasikan ke semua parpol yang memiliki wakil di dewan,” ungkap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Sebelum proses pemilihan, jelasnya, pihaknya terlebih dahulu akan menerima nama-nama calon wakil bupati dari Bupati Lobar, H Fauzan Khalid. Nama kandidat yang disetor bupati dipastikan hanya “sekedar mampir” di meja bupati. Ini mengingat calon wabup merupakan kewenangan dan kesepakatan dari parpol pengusung paket AZAN.

“Bupati hanya meregistrasi dan tidak berhak eliminasi calon,” ungkapnya.

Sesuai aturan, jika calon yang diserahkan lebih dari dua, maka sepenuhnya diserahkan kepada parpol pengusung paket AZAN untuk menentukan siapa kandidat yang harus dieliminasi. Andai tidak ada kesepakatan, pihaknya akan membuat pasal khusus yang membenarkan bupati akan mengeliminasi salah satu kandidat.

Lontaran ini dikatakan Sulhan, mengingat amanah dari regulasi yang berlaku. Di dalam aturan undang-undang pilkada, calon yang diserahkan dan akan dipilih dewan hanya 2 orang.

Selain itu, Sulhan menegaskan, bahwa rangkaian kerja Panlih dimulai terhitung 15 September hingga 6 Oktober. Dalam rentang masa itu diharapkan wakil bupati Lobar sudah terisi. (yan)