Dorfin Kabur Diduga Libatkan Orang Dalam

Polisi Periksa Penghuni Rutan

Dorfin Kabur Diduga Libatkan Orang Dalam
BURON : Polisi menjelaskan bahwa Dorfin Felix (35 tahun), warga Perancis penyelundup Narkoba, kabur dari tahanan Polda NTB lewat salah satu jendela berterali. Namun dari pantauan koran ini, tidak ada jendela yang jebol. (Dery Harjan/Radar Lombok)

MATARAM – Dorfin Felix (35 tahun), warga Perancis penyelundup narkotika kabur dari rumah tahanan (Rutan) Polda NTB pada Senin (21/1). Polisi masih memburu Dorfin. Sementara itu kemarin polisi memeriksa saksi-saksi diantara petugas jaga dan juga para tahanan yang lain. Dorfin ditangkap di Bandara Internasional Lombok karena kedapatan membawa Narkotika seberat 3.144.57 gram pada pertengahan September 2018 lalu.

BACA: WNA Penyelundup Narkoba Kabur dari Rutan Polda NTB

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol I Komang Suartana mengatakan, kasus ini kini tengah ditangani Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda NTB.
“ Sedang didalami oleh Propam. Petugas yang berjaga maupun para tahanan sedang diperiksa,” ungkap Suartana, Selasa (22/1). 

Terkait berapa orang yang diperiksa, Suartana belum bisa menyebutkannya. “ Yang jelas sedang didalami, kita belum terima laporannya,” jelasnya.

Soal kronologis bagaimana tahanan ini bisa kabur, Suartana juga tidak menyampaikannya.”Masih didalami,” jelasnya.

Selain memeriksa saksi, Propam juga memeriksa rekaman CCTV. Hanya saja setelah diperiksa polisi tidak mendapatkan petunjuk apapun sebab aksi tahanan tersebut kabur tidak terlihat. “Kita sudah periksa rekaman CCTV tetapi tidak ada (terlihat).  CCTV ada di lorongnya saja. Kalau di dalam ruang tahanan tidak ada karena itu privasi orang,” jelasnya.

Bangunan gedung Dit Tahti Polda NTB kuat dan kokoh. Bangunan ini dibangun dengan mengahabiskan dana lebih dari Rp 4 miliar. Gedung ini terdiri dari tiga lantai dengan 48 ruangan. Lantai satu terdapat ruang tahanan sebanyak 15 kamar, ruang besuk dua kamar, ruang penjaga satu kamar, ruang istirahat satu kamar, ruang senjata satu kamar, ruang isolasi dua kamar, ruang monitor dua kamar dan ruang jemur sebanyak dua kamar. Kemudian di lantai dua terdapat ruang tahanan sebanyak tujuh kamar, ruang staf lima kamar, satu ruang direktur satu, ruang rapat satu kamar, ruang penjaga satu kamar, ruang senjata satu kamar, ruang istirahat satu kamar, ruang monitor satu kamar, ruang besuk satu kamar, dan ruang jemur sebanyak satu kamar.

Adapun di lantai tiga terdiri dari aula dan gudang.Tahahan yang kabur ini menempati salah satu ruang tahanan di lantai dua. Menurut keterangan Suartana, tahanan kabur lewat terali jendela yang dijebolnya mengguunakan gergaji. Hanya saja keterangan tersebut berbanding terbalik dengan fakta yang terlihat di lapangan sesuai pantauan koran ini. Dari semua jendela tahanan yang ada, baik itu di bagian depan maupun di bagian belakang tidak ada yang jebol. Ini menimbulkan tanda tanya. Dugaan keterlibatan orang dalam pun menguat.

BACA JUGA: Dua Bos Sabu Antardaerah Diringkus

Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap tahanan yang kabur tersebut. Seluruh Polres dilibatkan dalam pengejaran. Dorfin disinyalir masih berada di Lombok. Polisi berkomitmen akan terus mengejarnya hingga tertangkap.

Berdasarkan keterangan polisi sebelumnya, Dorfin kabur setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh jaksa dan tinggal dilimpahkan untuk segera disidang. Sesuai rencana, penyidik akan melimpahkan tersangka bersama barang bukti. Nah, sebelum matahari terbit, tersangka sudah tidak ada di ruang tahanan. Dorfin diduga kabur melewati jendela berukuran 70×70 sentimeter di bagian belakang ruang tahanan Polda NTB. Tersangka diduga kuat menggunakan gergaji besi untuk membongkar jendela dan turun menggunakan kain korden dan selimut yang disambung menjadi panjang.(cr-der)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid