Diduga Terpapar Virus Corona, Ternyata Epilepsi

Diduga Terpapar Virus Corona
KLARIFIKASI: Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik, saat memberi klarifikasi terkait viralnya di media sosial tentang video pria jatuh pingsan di LEM yang diisukan terjangkit virus corona, Rabu kemarin (29/1).( DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

Pria Pingsan di LEM yang Videonya Viral

MATARAM–Beredarnya video di media sosial (Mesos) tentang seorang pria yang jatuh pingsan di Lombok Epicentrum Mall (LEM) Mataram, menjadi perbincangan hangat belakangan ini, karena diduga terjangkit virus corona.

Namun setelah menjalani pemeriksaan secara intensif di RSUD Kota Mataram, pria yang belakangan diketahui bernama Fajar, asal Cakranegara tersebut, ternyata hanya mengidap penyakit epilepsi, dan bukan virus corona. “Jadi tidak benar apa yang diisukan masyarakat belakangan ini,” tegas Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik, Rabu kemarin (29/1).

Taufik juga mengingatkan masyarakat, agar jangan menyebarkan isu-isu yang belum diketahui kepastiannya. Sebab, hal itu hanya akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. “Hati-hati bermedia sosial, karena itu dapat berdampak hukum apabila berita yang kita sampaikan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

SeLanjutnya kepada yang mendapatkan isu atau informasi, diharapkan juga untuk tidak mudah percaya, sebelum mengecek kebenarannya.

Taufik menyebutkan, bahwa kejadian yang ada di video tersebut, terjadi pada Senin malam (27/1), sekitar pukul 21.30 Wita. Kejadiannya di sekitar area bongkar muat bagian belakang Lombok Epicenteum Mall. “Pria yang ada dalam video itu  adalah pengunjung mall dari Cakranegara, dan kini sudah dipulangkan ke rumahnya,” bebernya. (der)