Dewan akan Turun ke Transmart

Dewan Akan Turun ke Transmart
MACET : Setiap sore jalan depan pusat perbelanjaan modern Transmart Carrefour Mataram macet akibat keluar masuk kendaraan. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM- Persoalan macet yang disebabkan oleh hadirnya pusat perbelanjaan Transmart Carrefour Mataram menjadi perhatian kalangan DPRD Kota Mataram. Anggota dewan akan turun ke pusat perbelanjaan ini untuk mengetahui lebih dekat persoalan yang ada supaya ditahu solusinya.” Nanti secara menyuluruh kita akan turun ke lapangan bertemu dengan manajemen,” kata Didi Sumardi, Ketua DPRD Kota Mataram saat ditemui kemarin (4/7).

Ia mengaku keluhan macet akibat kendaraan yang keluar masuk Transmart sudah banyak diterima dewan. Manajemen Transmart juga tengah melakukan penanganan dan ujicoba cara.” Secara tidak langsung  kita sudah bicarakan juga dengan manajemen, dan kita akan turun ke lapangan,”  tegasnya.

Saat ini masih pengaturan masih dalam tahapan simulasi dari pihak manajemen. Apakah efektif atau tidak. Jika memang tidak efektif dan masih menjadi penyebab kemacetan akan dilakukan evaluasi dan dicarikan alternatif yang lain untuk mengatasi masalah kemacetan tersebut.  Dalam evaluasi nanti akan dilakukan bersama pihak kepolisian, dinas perhubungan dan dari pihak manajemn untuk mencarikan solusi terbaik sehingga semua aktivitas berjalan dengan baik. Termasuk keberadaan kendaraan yang parkir dirumah penduduk akan dicermati untuk dilakukan pengaturan.

Baca Juga :  Dewan Minta Kontraktor Perbaiki Jalan Rusak

Kalau sekarang masih banyak kekurangan, kata Didi, pihaknya masih bisa memaklumi karena Transmart masih baru broprasi dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk berlibur.” Saya masih memaklumi karena ini masih baru.” tegasnya.

Kedepan pasti akan ada solusi dari masalah ini sehingga tidak terjadi kemacetan lagi di jalan tersebut. Sementara itu dari pihak Manajemen Transmart belum ada yang mau memberikan penjelasan terkait tindak lanjut dan kesiapannya untuk membuka jalan parkir ke belakang sebagaimana rekomendasi Dinas Perhubungan. Humas Transmart yang dihubungi masih menunggu pernyataan dari pusat soal kebijakan pengaturan parki.” Yang berhak menjawab dan memberikan keterangan dari pusat, kita masih menunggu,” kata Lala perwakilan dari Humas Transmart Mataram.

Baca Juga :  Tunjangan Rumah Dewan Capai Rp 6,24 Miliar

Sementara itu Pemerintah Kota Mataram dianggap lembek menyikapi pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Transmart. Wakil Ketua DPRD Kota Mataram dari Gerindra, H. Muhtar mengatakan, investor harus melengkapi semua izin dan mematuhi semua ketentuan sebelum usahanya beroperasi. Muhtar meminta persoalan  kemacetan dan belum dijalankannya rekomendasi Dinas Perhubungan Kota Mataram harus disikapi.

Hal senada juga disampaikan anggota Fraksi Keadilan, Misban Ratmaji. Ia meminta Pemkot menyikapi secara serius soal izin Andalalin yang dilanggar Transmart. “ Kita minta Dishub lakukan tindakan melakukan penyegelan sementara sebelum menjalani rekomendasi tersebut,” tegasnya. (ami/dir)