Depresi, Mantan TKI Tega Tebas Istri

LUKA PARAH: Juni alias Inaq Dusik, 48 tahun, warga Dusun Bagik Pituk Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya, terluka parah setelah ditebas suaminya, Rabu (1/12). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Emosi Sunimah alias Tombong tak dapat terkendali. Ia tegas menebas istrinya hingga mendapatkan 50 jahitan di kepalanya. Aksi itu dilakukan Tombong bukan lantaran istrinya serong. Melainkan pria 45 tahun asal Dusun Bagik Pituk Desa Pelambik  Kecamatan Praya Barat Daya, ini tersinggung lantaran surat-surat mobilnya atas nama orang lain.

Ceritanya berawal saat Tombong merantau menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Waktu di luar negeri, Tombong kemudian mengirimkan uang kepada istrinya untuk dibelikan mobil. Betul saja, Juni alias Inaq Dusik, 48 tahun, istrinya membelikan mobil sesuai permintaan suaminya.

Namun, Juni teledor dalam membeli mobil tersebut. Ia tak menggunakan nama suami atau dirinya dalam kelengkapan administrasi surat-surat mobilnya melainkan nama salah seorang keluarganya. Nah, Tombong yang mengetahui surat-surat itu atas nama keluarga istrinya lantas tersinggung. Ia langsung naik pitam dan tak kuasa mengendalikan emosinya.

BACA JUGA :  Dewan Pelototi Keberadaan SDN Terpencil

Tombong langsung mengambil parang dan mencari istrinya yang ketika itu sedang duduk di teras rumah. Juni yang mengetahui aksi suaminya mencoba berontak dengan melepaskan diri dari cengkeraman suaminya. Namun, tangan Tombong terlalu kuat untuk dilepaskan Juni hingga terserat ke dalam rumah.

Juni pun berusaha berontak hingga akhirnya berhasil lari keluar rumah. Sayang, Juni terjatuh saat sampai di pelataran rumahnya. Tombong juga berhasil menjejak langkahnya dan mengayunkan parangnya di halaman rumah. Juni pun berteriak kesakitan hingga tetangganya berhasil menghentikan aksi Tombong.

Tapi sayang, Tombong sudah berhasil melayangkan parang ke kepala istrinya. Akibatnya, Juni mengalami sejumlah luka di bagian kepalanya. Mulai dari kepala, dagu sebelah kanan, tangan sebelah kiri, tangan sebelah kanan, dan pinggir pelipis mata. Akibatnya, Juni harus dilarikan ke Puskesmas Darek dan mendapatkan perawatan hingga 50 jahitan. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 05.30 Wita, Rabu (1/12). Pelaku diduga kuat sedang mengalami depresi,’’ ungkap Kapolsek Praya Barat Daya, IPTU Syamsul Bahri kepada Radar Lombok, Rabu (1/12).

BACA JUGA :  Pemuda Lombok Tengah Ini Sebar Rekaman Video Call Porno Bersama Pacar di Instagram

Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan peristiwa yang menimpanya. Polisi langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk meminta keterangan saksi-saksi. Di antaranya ibu korban, Awinah, dan beberapa waarga setempat yang melihat langsung kejadian itu. “Pelaku kini sudah diamankan di polres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Kepala Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya, Jumasan yang dikonfirmasi terkait dengan kejadian tersebut tidak menafikan permasalahan itu. Dari informasi yang ia peroleh, motif kekerasan yang dilakukan pelaku kepada istrinya karena masalah rumah tangga saja. Ia pun tidak bisa menjelaskan secara detil seperti apa masalah yang dipersoalkan warganya tersebut kepada istrinya, sehingga tega menganiaya istri hingga luka parah.  Yang jelas kini pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian. “Ya sudah diamankan polisi,’’ katanya. (met)