Daerah Loyal Putusan DPP

PPP

MATARAM—Kompak! Itulah yang bisa dibahasakan untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Baik kubu Romahurmuziy dan kubu Djan Faridz sama-sama memberikan dukungan terhadap pasangan calon (Paslon) Basuki Tjahja Purnomo (Ahok)-Djarot dalam suksesi di Pilkada DKI Jakarta.

“Apapun keputusan DPP kita patuh dan loyal,” kata Sekretaris DPW NTB, Muhammad Akrie, kepada Radar Lombok, kemarin.

Menurutnya, keputusan DPP sudah pasti melalui berbagai pertimbangan dan telaah sesuai mekanisme dan prosedur internal yang berlaku di partai. Karena itu, ia memastikan pihaknya patuh dan tunduk terhadap keputusan apapun diambil DPP.

Apalagi keputusan DPP tersebut didasari dari usulan yang disampaikan DPW PPP DKI Jakarta. “Andai pun ada daerah mendesak dilaksanakan Muktamar luar biasa atas dukungan PPP terhadap Ahok tersebut, kita DPW NTB menolak wacana itu. Karena hal itu kontraproduktif,” tegasnya.

Ia mengaku, pihaknya di DPW lebih fokus untuk memperkuat konsolidasi dan penguatan struktur dan mesin politik partai untuk menghadapi agenda suksesi Pilkada NTB, dan Pemilu Legislatif 2018. Pihaknya sudah sangat lelah dengan konflik dan kekisruhan yang ada di internal PPP. Praktis, pihaknya memandang wacana Muktamar luar biasa tersebut hal sangat kontrakroduktif dan sia-sia.

“Kita sudah cukup lelah dengan konflik lalu,” tandasnya.

Senada, DPW PPP NTB kubu Djan Faridz pun mengaku, patuh dan loyal terhadap apapun keputusan DPP. Termasuk, dukungan kepada Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta. “Kita sejak awal katakan loyal terhadap putusan DPP,” sambut ketua DPW PPP NTB kubu Djan Faridz, Muhammad.

Lantaran itu, pihaknya mendukung apapun keputusan DPP. Keputusan dukungan tersebut, menurutnya, pasti sudah melalui kajian dan analisis mendalam.  Sehingga DPP menilai dukungan kepada Ahok-Djarot sudah tepat.

“Prinsipnya, kita ikuti arahan dan putusan DPP,” pungkasnya.(yan)