Bupati Raih Piagam Rinjani Agung Award

Bupati Raih Piagam Rinjani Agung Award
PIAGAM: Bupati Loteng HM Suhaili FT menerima penghargaan piagam Rinjani Agung Award dari ketua PHDI Loteng I Komang Restu Sosiawan didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Loteng HL Putrie kemarin. (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA- Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT diberikan piagam Rinjani Agung Award 2017 oleh umat Hindu.

Pemberian piagam ini sebagai bentuk kepercayaan umat Hindu yang menilai bupati telah mampu sebagai pemersatu umat di Loteng. Piagam tersebut diberikan saat acara giat Dharma Santi Hari Raya Nyepi Saka Warsa 1939/2017 yang dipusatkan di Alun-Alun Tastura Praya, Rabu kemarin (19/4). Di mana dalam acara ini mengambil tema  “Melalui Dharma Santi Hari Raya Nyepi Saka Warsa 1939/2017 Mempererat Toleransi Kebhinekaan Berbangsa dan Bernegara Mempertahankan NKRI”.

Hadir dalam acara tersebut Bupati beserta Wakil Bupati Loteng, Sekda, ketua DPRD, ketua Pengadilan Agama Praya, Dandim 1620/WB Loteng, Kapolres Loteng, FKPD Loteng, ketua PHDI Provinsi NTB, ketua STAHN Mataram Gde Puja, ketua FKUB Provinsi NTB, ketua WHDI Provinsi NTB dan Loteng, GM Angkasa Pura, ketua PHDI se- pulau Lombok dan Umat Hindu sekitar 400 orang.

Dalam sambutannya ketua PHDI Loteng I Komang Restu Sosiawan, S.Sos mengatakan, umat hindu sangat berterimaksih kepada Bupati Loteng, yang telah memberikan izin melaksanakan acara di Alun-Alun Tastura. Pada awalnya, pusat pelaksanaan umat Hindu yang direncanakan di tempat ini bakalan tidak akan diizinkan. Sebab setahunya belum pernah ada kegiatan keagamaan di luar agama Islam melaksanakan acara di Bencingah Agung Adiguna tersebut.

Namun, apa yang diduga ternyata tidak benar, Bupati Loteng memberikan izin melaksanakan kegiatan di tempat ini. “Kami atas nama umat Hindu matur terima kasih atas kebijakan Bupati yang telah memberikan izin menempati bencingah agung ini,” katanya.

Terhadap hal itu, umat hindu sangat layak memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Loteng, di mana piagam ini sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan. Sebab beliau telah mampu mempersatukan umat di Loteng. “Piagam Rinjani Agung Award, memang layak di semat oleh Bupati kita dan kami warga Hindu siap mendukung dalam pilgub mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Loteng HM Suhaili FT mengaku setiap agama memiliki tujuan yang sama, yakni mendekatkan diri kepada Tuhan. Hanya saja untuk menuju ke arah itu, dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Dengan tujuan yang sama, pihaknya memandang perlu untuk harus ditingkatkan, artinya pihaknya tidak menginginkan, bedanya kepercayaan lantas akan membuat permusuhan namun sebaliknya, ini bisa dijadikan sebagai wahana mempererat keutuhan tali silaturahmi antar sesama ditengah-tengah NKRI.

Diakuinya, selama ini di luar umat muslim belum pernah ada kegiatan yang dilaksanakan di tempat ini. Melalui momentum ini, pihaknya mengundang kepada semua agama, baik Kristen, Budha, Tionghoa dan yang lainnya, jika ingin melaksanakan kegiatan agama, pihaknya mempersilakan. “Bencingah ini adalah milik bersama, jika ada agama lain yang ingin melaksanakan acara keagamaan, saya mempersialakan,” pintanya.

Kenapa pihaknya mengatakan demikian, sebab selama ini sejumlah informasi yang berhasil ia tangkap, kalau melaksanakan kegiatan keagamaan di Bencingah tidak diberikan izin. Informasi itu tidak benar dan pihaknya juga tidak menginginkan agama lain merasa dianaktirikan, makanya secara terbuka pemkab memberikan izin melaksanakan kegiatan keagamaan. ‘’Kegiatan semacam ini dan jangan menganggap dianaktirikan,’’ katanya. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid