Belum Dilantik, 1 Pelamar CPNS Meninggal

CPNS Meninggal
MULAI PEMBERKASAN: Pelamar CPNS yang dinyatakan lulus tes mulai melakukan pemberkasan di Kantor BPKSDM Kota Mataram. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM — Satu orang pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bernama Herlin Oktaviana yang dinyatakan lulus menjadi asisten apoteker di Puskesmas Tanjung Karang meninggal dunia beberpaa hari lalu. akibatnya, formasi yang ditingglkan kosong saat pemberkasan yang dibuka sejak tanggal 7 sampai 15 Januari mendatang. Allmarhumah meninggal karena sakit.

Kepala Bidang Pengembangan Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Ahmad Mujahiddin mengatakan, setelah mendapatkan informasi pihkanya sudah menyusun draf untuk penggantian ke Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Denpasar, Bali. “ Saat ini kita masih sifatnya usulan. Setelah ada persetujuan dari BKN, baru diganti pelamar yang peringkat kedua,” katanya, Kamis kemarin, (10/1).

Pelamar yang dinyatakan lulus sesuai dengan formasi yang tersedia yakni, 262 pelamar. Dari beberapa ribuan peserta yang telah mengikuti uji kompetensi.  Praktis berkurang satu, setelah ada pelamar yang meninggal.

Dikatakan Mujahidin, pihak  suami almarhumah sempat membantu melengkapi administrasi yang akan diajukan ke BKN. “Suaminya sendiri yang mengantar surat keterangan kematian dari kelurahan,” ujarnya.

Untuk pemberkasan, BKPSDM  membuka waktu sampai 15 Januari pekan depan, melakukan verifikasi terhadap 262 berkas administrasi pelamar dinyatakan lulus. Pelamar harus melampirkan surat keterangan catatan kepolisian, surat bebas narkoba dari rumah sakit pemerintah serta surat keterangan sehat dari dokter.

Selanjutnya, pihaknya memverifikasi berkas yang diajukan oleh pelamar. Berikutnya dilanjutkan dengan entri dalam sistem aplikasi kepegawaian.

Sebelum penetapan Nomor Induk kepegawaian (NIP), BKN akan kembali melakukan verifikasi. Setelah itu, dikeluarkan nota persetujuan NIP CPNS. Terhadap pendistribusian pelamar disesuaikan dengan formasi dipilih, BKPSDM terlebih dahulu membuatkan SK pengangkatan 262 pelamar sebagai calon pegawai negeri sipil.

Untuk saat ini, yang sudah mengajukan pemberkasan sudah mencapai 60 persen. Para pelamar yang dinyatakan lulus telah melampirkan semua syarat-syarat yang diminta BKN. Tampak para pelamar mendatangi kantor BPKSDM.

Sekertaris BKPSDM Kota Mataram, Taufik Priyono menambahkan, untuk pelamar yang meninggal masih dalam tahap usulan ke BKN.  Untuk pemberkasan dari suaminya telah diterima. Sementara hasilnya, tetap akan menunggu keputusan BKN.

‘’Kita baru usulkan ke BKN masih menunggu keputusan dan hasil konsultasi,’’ katanya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid