Banyak UKM belum Kantongi Dokumen HKI

KERAJINAN : Hasil kerajinan Warga Lingkungan Babakan yang membutuhkan sertifikat HKI (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM– Masih banyak Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Mataram yang belum mengantongi sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kementerian Perdagangan memberikan kesempatan kepada para pengusaha untuk mendaftarkan usaha mereka. Tahun ini Kota Mataram hanya mendapatkan jatah 70 UKM yang akan memperoleh sertifikat HKI. “ Program pendaftaran HKI merek UKM ini diperuntukkan bagi 15 sektor industri kreatif seperti produk kulit dan alas kaki. Produsennya sendiri harus benar-benar berasal dari Kota Mataram dan melakukan produksinya di Mataram pula,” ungkap konsultan HKI Kementerian Perdagangan, Ranggalawe Suriasaladin di Mataram, Sabtu (1/10).

Program pendaftaran gratis HKI merek UKM merupakan sebuah bentuk proteksi (perlindungan) legal formil agar para pelaku usaha taat administrasi lagi dalam menjalankan usahanya. Selain itu program ini juga demi menjaga merek dagang yang dimiliki para pelaku UKM dari aksi pencurian merek dan sebagainya. Apalagi dengan bergulirnya pasar bebas ASEAN  dimana merek-merek dagang dari luar (negeri) akan lebih banyak masuk. Jika tidak bisa bersaing dari segi legal formal saja, berat untuk bisa bersaing dalam tantangan yang lebih kompleks lagi. “ Verifikasinya tetap langsung dilakukan oleh Dirjen yang menangani HKI merek ini. Kemungkinan besar akan diproses ke pusat pada bulan November nanti,” tuturnya.

Secara nasional ada 1.000 pendaftaran nantinya, untuk Kota Mataram dapat 70. Seleksi tanggal 23 November. Kalau jalur biasa, proses pedaftaran HKI bisa sampai 11 bulan, setelah pendaftaran akan ada seleksi apa diterima atau tidak. “ Untuk biaya sertifikat Rp 100 ribu, satu merek Rp 1 juta, UKM Rp 600 ribu,” jelasnya.

Untuk biaya sedang dilakukan kajian oleh Pemerintah Kota Mataram. Asisten II Setda Kota Mataram Wartan SH menyambut baik adanya program pendaftaran HKI ini. Banyak produk Kota Mataram seperti mutiara, Cukli dan beberapa kerajinan lain.” Sangat penting sertifikat HKI, jadi tidak ada lagi yang mengambil sembarangan merek Kota Mataram,” katanya.

Untuk biaya, sedang diproses. Serta 70 UKM yang akan dimasukkan betul-betul UKM Kota Mataram yang memiliki brand selama ini.  Ia berharap kalangan pengusaha terus aktif.(dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid