All New Ertiga dan XL7 Turun Harga

SUZUKI-XL7
Inilah tampilan All New Suzuki XL7

JAKARTA – Pemerintah mengeluarkan kebijakan mengenai insentif pajak penjualan barang mewah (PPnBM) 0% untuk kendaraan bermotor yang tertulis dalam Kepmenperin No. 169 Tahun 2021.

Kebijakan tersebut menuliskan bahwa pajak mobil yang memiliki kubikasi mesin 1.500cc ke bawah dan di produksi di dalam negeri dengan kandungan lokal minimal 70% akan ditanggung oleh pemerintah. Sesuai dengan kebijakan tersebut, mulai 1 Maret 2021 harga mobil All New Ertiga dan XL7 mengalami penurunan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah untuk memberikan insentif bagi dunia otomotif. Langkah ini penting agar dapat mendongkrak kinerja industri otomotif sebagai salah satu penggerak perekonomian Indonesia dan Suzuki cukup optimistis kebijakan ini akan berdampak baik di tengah situasi yang sulit sekarang ini,” kata  Asst. to Sales 4W Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales Sukma Dewi, Selasa (16/3).

Penurunan harga All New Ertiga dan XL7 bervariasi mulai dari Rp 11 juta hingga Rp 14 juta tergantung tipe yang dipilih. Penurunan harga tersebut belum termasuk tambahan diskon atau program penjualan lainnya dari diler Suzuki. Berikut daftar harga mobil baru Suzuki setelah mendapat diskon pajak PPnBM 0% yang berlaku mulai 1 Maret 2021hingga 31 Mei 2021:

daftar harga Suzuki
harga Suzuki setelah PPNbM 0 Persen

Sukma berharap adanya kebijakan ini dapat membawa dampak positif bagi Suzuki maupun industri otomotif di Indonesia.

“Kami berharap kebijakan ini dapat berdampak signifikan terhadap peningkatan angka penjualan mobil, karena saat ini, industri otomotif sedang membutuhkan stimulus yang dapat meningkatkan penjualan dalam negeri setelah sempat lesu akibat dampak Pandemi Covid-19,” tutupnya.

Untuk informasi lebih detail mengenai harga terbaru All New Ertiga, All New Ertiga Suzuki Sport, dan XL7 dapat langsung mengunjungi www.suzuki.co.id atau menghubungi diler-diler resmi Suzuki yang tersebar di seluruh Indonesia. (yop)

BACA JUGA :  Suzuki GSX-R150 Mulai Mengaspal di Lombok