Ali-Sakti Janji Sempurnakan Program TGB

Ali-Sakti
KAMPANYE: Calon gubernur NT HM Ali BD bersama pasangannya TGH Lalu Gede Sakti saat kampanye di Desa Rensin Kecamatan Sakra Barat. (SURYA WIDI ALAM/RADAR LOMBOK)

SELONG – Berlokasi di rumah salah satu rumah simpatisan di Desa Rensing Kecamatan Sakra Barat, kembali calon gubernur/wakil gubenur nomor urut 4 Ali-Sakti menggelar kampanye dialogis. Pada kesemapatan itu, paket Ali-Sakti akan melanjutkan program yang sudah dilakukan Gubernur NTB. Bahkan, akan menyempurkan program yang sudah dilakukan selama 10 tahun.

Calon gubernur nomor urut 4, HM Ali Bin Dahlan menyatakan, banyak program yang sudah bagus dan berpihak kepada rakyat yang dilakukan TGB Zainul Majdi MA selama memimpin NTB 10 tahun terakhir ini. Sebagai calon gubernur yang diusung rakyat NTB, pihaknya harus mengakui hasil kerja nyata yang dilakukan TGB selama 10 tahun ini. ‘’Kita jangan merendahkan kinerja orang lain, terutama TGB selama memimpin NTB. Biar begitu TGB sudah banyak berbuat untuk masyarakatr NTB selama menjagi gubernur,’’ ungkapnya.

Menurutnya, dengan mengakui hasil kerja Gubernur yang sudah menjalankan tugasnya. Hal ini merupakan sikap memberikan contoh kepada masyarakat bagaimana menunjukkan etika dan sopan santun dalam berpolitik. Jangan seperti orang lain yang justru demi mendapatkan kekuasan kemudian menjelekkan hasil kerja nyata pemimpin sebelumnya. ‘’Jadi jangan kita bodohi masyarakat dalam berpolitik, kita itu ya harus memberikan contoh politik yang baik pada masyarakat NTB,’’ terangnya.

Kemudian beberapa pertanyaan masyarakat juga di jawab Amaq Ali pada kesempatan kampanye dialogis ini. Terhadap persoalan air bersih yang dihadapi masyarakat di wilayah Selatan Lombok menjadi prioritas untuk diselesaikan. Sebagian air dam Pandandure diolah menjadi air bersih. Juga sedang dilakukan infrastrukturnya seperti pemasangan pipa sedang ditanam yang mengarah ke wilayah selatan Lotim. ‘’Jadi untuk persoalan air bersih di selatan Lotim sedang kita kerjakan oleh pemerintah,’’ ujarnya.

Tidak menutup kemungkinan jika terpilih menjadi Gubernur NTB, persoalan air bersih yang dirasakan masyarakat wilayah Selatan Kabupaten Lombok Tengah akan diatasi seperti yang dilakukan di Lotim. Jika mengalami kendala kekurangan air dari Dam Pandandure, pihaknya juga akan merealisasikan keinginan masyarakat selatan Loteng untuk dibangunkan Dam Mujur. ‘’Kalau saya jadi gubernur nanti ya, saya akan wujudkan pembangunan Dam Mujur yang sudah berpuluh tahun diidamkan masyarakat selatan Loteng,’’ tegasnya.

Selain itu, isu persoalan air bersih yang dirasakan masyarakat Pulau Maringkik Kecamatan Keruak dikatakan itu tidak benar. Kebutuhan air bersih masyarakat Pulau Maringkik sudah ditangani PDAM Selong dengan menyalurkan air bersih melalui pipa bawah laut. ‘’Jadi salah satu calon yang mengatakan, kalau dia akan mengatasi kendala air bersih masyarakat pulau Maringkik itu jangan dipercaya ya. Karena kita sudah penuhi keinginan air bersih masyarakat Pulau Maringkik,’’ ujarnya.

Saat ini jika sering terjadi macet air bersih ke rumah warga melalui pipa yang sudah dipasang pemerintah semata itu akibat dari pembangunan pengolahan air baku menjadi air bersih di Dam Pandandure. Masyarakat diminta bersabar sembari menunggu dirinya nanti dilantik sebagai Gubernur NTB periode 2018-2023. Kemactean air bersih dari pipa yang rumah masyarakat tidak akan terjadi lagi. ‘’Jadi anda masyarakat jangan khawatir ya, dalam waktu yang tidak terlalu lama air bersih akan lancar anda nikmati nanti ya,’’ terangnya.

Sementara dari sekian banyak pasar yang sudah dibangun di Lotim memang diakui kalau pembangunan pasar Rensing yang hingga saat ini belum rampung dikerjakan. Menurutnya, hal itu terjadi akibat dari perencanaan model pembangunan pasar yang tidak seirama dengan renacana yang disusun sendiri pemerintah kabupaten. Sehingga secepatnya nanti akan disesuaikan sehingga dalam waktu dekat masyarakat  tidak akan lagi meneriakkan kalau pasar Rensing belum rampung dikerjakan. ‘’Anda sabar sebenar ya, pasti selesai pasar Rensing itu. Kan saya yag masih jadi bupati sampai saat ini ya,’’ pungkasnya.

Sedangkan pertanyaan bagaimana mahasiswa mendapatkan bea siswa dijawab itu merupakan bagian dari program yang akan dijalankan nanti jika menjadi Gubernur NTB. Akan disiapkan dana bea siswa sebesar Rp 60 miliar bagi 5000 Mahasiswa setiap tahunnya. Jadi setiap tahunnya mahasiswa akan meneirma bea siswa selama mengenyam bangku kulias sebesar Rp 20 sampai 30 juta. ‘’Karena bidang pendidikan sebagai salah satu sektor yang bisa mengangkat IPM masyarakat, maka secara serius juga akan kita perhatikan nantinya,’’ terangnya.

Untuk sektor pariwisata disampaikan hal itu tidak perlu dibesar-besarkan. Pasalnya, yang perlu diperhatiakan justru dampak kemajuan pariwisata NTB nantinya. Kendati demikian, pihaknya yakin sektor pariwisata NTB nanti akan mengalami kemajuan yang sangat pesat. ‘’Tetap sih kita akan perhatikan sektor pariwisata, namun gaungnya janganlah kemudian kita terlalu besar-besarkan ya,’’ tegasnya.

Menutup pidato kampanyenya, jika moratorium pemekaran kabupaten/kota dan prrovinsi nanti dibuka pemerintah provinsi. Dipastikan pemekaran Kabupaten Lombok Selatan dan Provinsi Pulau Sumbawa dengan sendirinya nanti akan terwujud. Apalagi saat ini pemekaran wilayah di NTB berada di posisi nomor urut satu di pemerintah pusat. ‘’Jadi anda jangan khawatir dengan pemekaran, itu pasti akan terwujud jika sudah dibuka kerannya oleh pemerintah pusat,’’ yakinnya. (tim)