94 Orang Nakes di NTB Positif Terpapar Covid-19

Faisal Haris/radarlombok.co.id I Gede Putu Aryadi
Faisal Haris/radarlombok.co.id I Gede Putu Aryadi
Advertisement

MATARAM – Jumlah total pasien Covid-19 di NTB sudah mencapai 636 orang Per 30 Mei 2020. Dari total kasus positif terdapat 94 orang tenaga kesehatan (Nakes) tertular virus asal negara Tirai Bambu itu.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB sebagai Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 NTB, I Gede Putu Aryadi membenarkan adanya tambahan kasus baru terkonfirmasi positif 27 orang dari tenaga kesehatan berdasarkan data penambahan kasus positif virus corona di NTB yang di release, Sabtu (30/5) dari Tim Gugus Penanganan Covid-19 provinsi yang disampaikan Seketaris Daerah (Sekda). “Ya kalau bedasarkan press release ditambahan kasus baru positif untuk Nakes kalau nggak salah, 27 orang. Yang sebelumnya kasus 67 orang sesuai di sampaikan Kapala Dinas Kesehatan Provinsi NTB saat waktu jumpa pers,”katanya saat dikonfirmasi, Minggu (31/5).

Dari jumlah tersebut tersebar di rumah sakit dan satu pukesma puskesmas di NTB dari data sebelumnya yang 67 orang, tiga diantaranya sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Mereka terdiri dari dokter delapan orang, perawat 54 orang, apoteker tiga orang, tenaga gizi dan radiologi masing-masing satu orang. Sedangkan dari data tambahan 27 orang tersebar di empat kabupaten kota. Terbanyak di Lombok Tengah mencapai 13 orang, disusul, Lombok Barat tujuh orang, Kota Mataram enam orang dan Lombok Timur satu orang.

Adapun tambahan 27 kasus baru tenaga kesehatan yang tertular positif Covid-19 tersebut mereka adalah pasien asal Lombok Tengah. Yakni, Pasien nomor 603, an. Ny. M, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Rungkang, Kecamatan Praya Barat, Kabpaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 604, an. Tn. LA, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 605, an. Ny. YUNS, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 606, an. Tn. H, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Janapria, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerahterjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 607, an. Tn. J, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 608, an. Ny. YH, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 609, an. Ny. M, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 610, an. Ny. LNSW, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 611, an. Tn. S, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 612, an. Ny. RO, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 613, an. Ny. H, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 614, an. Tn. MA, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Janapria, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik. Dan Pasien nomor 624, an. Tn. FUP, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Selanjutnya, tambahan dari Kabupaten Lombok Barat sebanyak 7 orang mereka adalah Pasien nomor 623, Ny. DK, perempuan, usia 54 tahun, peduduk Desa Sandik, Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 625, Ny. RS, perempuan usia 33 tahun, penduduk Desa Bajur, Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 626, Tn. SJ,laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Bengkel, Labuapi, Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 629, Ny. DM, perempuan usia 33 tahun, penduduk, Desa Mesanggok, Gerung, Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalananke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik.

Pasien nomor 631, an. Ny. S, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik.

Pasien nomor 632, an. Ny. N, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik.

Pasien nomor 633, an. Ny. I, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Jembatan Kembar Timur, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik.

Sedangkan di Kota Mataram sebanyak 6 orang mereka adalah, Pasien nomor 618, Tn. RAH, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 622, Ny. IM, perempuan usian 30 tahun , penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 627, Ny. BFA, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 630, Ny IH, perempuan usian 41tahun, penduduk Kelurahan Mataram Timur, Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 596, Tn. K, laki-laki, usian 47 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 597, Tn. ASB, laki-laki, usia 36 tahun, pendudduk Kelurahan Punia, Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 598, Ny. ARO, perempuan, usia 53 tahun penduduk Kelurahan Karang Pule, Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Terakhir dari Kabupaten Lombok Timur hanya 1 orang yakni, pasien nomor 595, Ny. BJW, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Terara, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Timur dengan kondisi baik.

“Kalau pasien yang keterangan pernah punya riwayat kontak dengan orang atau pasien yang bergejala Covid-19, berarti dia merupakan Nakes,”jelasnya.

Disampaikan juga, banyaknya kasus posisif tenaga kesehatan di NTB hingga saat ini tentu membutuhkan tenaga kesehatan untuk menggantikan posisi tenaga kesehatan yang saat ini masih menjalani isolasi, maka Pemerintah Provinsi NTB sudah mendapatkan tenaga kesehatan yang dikirim oleh pemerintah pusat sebanyak 19 orang. “Ya sudah kemarin kita dapat bantuan 19 tenaga kesehatan dari pusat,”ungkapnya.

Ia juga menghibau agar masyarakat tetap terapkan pola hidup sehat sesuai dengan himbuan dari pemerintah. Karena meski orang sudah dinyatakan positif tapi rata-rata pasien tergolong sehat. Bahkah tidak mengalami perubahan kondisi kesehatannya. “Kalau imun atau daya tahan tubuh kita kita meski terkonfitmasi positif kita tetap sehat ajak. Contoh pasien-pasien yang sudah dinyatakan positif mereka sahat-sehat ajak koksemuanya shat2 ajak. Apalagi Nakes yang sudah positif mereka sehat ajak kok,”terangnya.(sal)