473 Lolos, 727 Pelamar CPNS Gigit Jari

H Moh Nazili (M.HAERUDDIN/ RADAR LOMBOK)

PRAYA— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng), secara resmi mengumumkan hasil akhir rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019.

Pengumunan dilakukan, setelah para peserta selesai melakukan berbagai tahapan seleksi, seperti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hingga Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Hanya saja, dari sekitar 1200 orang yang mengikuti seleksi SKB pada September lalu, ada 473 peserta yang bisa tersenyum lega, karena dinyatakan lolos seleksi. Sementara, 727 peserta lainnya harus mengubur harapannya untuk bisa menjadi PNS, karena tidak memenuhi standar yang sudah ditentukan. Di satu sisi, ada enam formasi yang tidak terisi karena tidak ada yang mendaftar.

Kepala BKPP Lombok Tengah, H Moh Nazili menegaskan, bahwa pengumuman untuk CPNS yang dinyatakan lolos seleksi ini, memang secara serentak dilakukan secara nasional pada Jumat (30/10/2020). Sehingga, pihaknya juga sudah mengumumkan hasil dari seleksi tersebut. Dimana, memang ada enam formasi yang kosong yakni untuk dokter gigi akibat tidak ada yang mendafar. “Kemarin (Kamis,red) sudah ditandatangani oleh bupati (Suhaili,red) untuk pengumuman hasil seleksi CPNS ini, sekarang sudah diumumkan. Dari sekitar 1200 peserta yang ikut seleksi, yang bisa terakomodir ada 473 peserta, dari formasi yang kita disediakan 479 formasi. Karena memang, enam formasi untuk dokter gigi tidak terisi,” ungkap Kepala BKPP Lombok Tengah, H Moh Nazili kepada Radar Lombok, Jumat kemarin (30/10).

Pihaknya menegaskan setelah pengumuman ini dilakukan, maka mulai tanggal 1 November mendatang akan langsung dilakukan pemberkasan bagi para peserta. Pemberkasan ini dilakukan selama satu bulan kedepan. Sehingga setelah tuntas dilakukan pemberkasan nantinya, maka tidak menutup kemungkinan para peserta yang lolos seleksi akan terhitung Januari mendatang. “Karena pemberkasan selama satu bulan. Sehingga kemungkinan Terhitung Mulai Tanggal (TMT)-nya, mulai dihitung dari Januari mendatang atau bisa saja waktu lainnya, karena memang belum ada ketentuan. Di satu sisi, untuk TMT ini memang merupakan kewenangan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN),”terangnya.

Nazili memang sedikit menyesalkan adanya kekosongan terhadap enam formasi ini. Meski pihaknya tidak mengetahui secara pasti alasan tidak adanya peminat dalam formasi dokter gigi ini. Padahal, seharusnya terisi semua jumlah formasi yang diberikan. “Kalau formasi yang lainnya memang terisi semua. Tapi hanya yang enam dokter gigi ini saja yang tidak ada,”jelasnya.

Pihaknya menegaskan, bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi ini bisa langsung mengakses waibsite milik BKPP atau portal nasional. Mengingat, untuk tahun ini memang pengumuman hasil seleksi dilakukan secara serentak melalui online. “Pengumuman kita mulai tadi malam pukul 00.00 Wita. Sesuai dengan aturan, pemberkasan langsung dimulai 1 November ini. Sekarang kita tinggal menunggu formasi CPNS tahun 2020. Meski memang sampai dengan saat ini belum ada informasi,”terangnya.(met))