28 Pejabat Ikuti Asesment Selama Enam Hari

Lalu Wardihan Supriadi M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA Sebanyak 28 pejabat yang ikut seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Lombok Tengah kini masih mengikuti tahapan asesment. Para calon pejabat eslon II ini mengikuti asesment yang diberikan oleh tim assesor atau tenaga profesional dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Tengah, Lalu Wardihan Supriadi menerangkan, para peserta mengikuti asesment selama enam hari mulai dari 13-14 Desember melalui online, kemudian 18-19 Desember dilakukan dengan sesi ofline dan pada 21-22 Desember akan dilakukan sesi wawancara. “Dalam asesment yang dilakukan selama enam hari ini ada tes psikometri melalui online atau seperti sistem uji CAT,”  ungkap Lalu Wardihan Supriadi, Selasa (19/12).

Wardihan memastikan asesment yang dilakukan saat ini tidak jauh berbeda dengan asesment yang dilakukan saat seleksi eslon II tahun-tahun sebelumnya. Para peserta diberikan berbagai soal yang memang agak rumit dan banyak. “Sekarang juga ada Leaderless Grup Discussion (LGD) dan berbagai tahapan lainnya. Hanya saja untuk asesment saat ini lebih diperpanjang waktunya,” terangnya.

Baca Juga :  Pasar Hewan Dibuka Paksa, Petugas Diduga Dapat Intimidasi

Terlebih dalam melakukan asesment ada beberapa metode yang dilakukan mulai dari metode kompleks, sedang dan metode sederhana. Hanya saja untuk asesment eslon II saat ini dilakukan dengan metode sedang, karena sesuai dengan regulasi yang ada bahwa jabatan tinggi pratama minimal mengikuti asesment dengan metode sedang. “Ini masih metode sedang, yang jelas asesment ini kita lakukan karena betul-betul ingin mencari mana kira-kira potensi seseorang, termasuk berkompeten apa tidak. Karena para pejabat ini nantinya berkaitan antara satu dengan lainnya,” terangnya.

Jika nantinya asesment tuntas dilakukan maka baru kemudian tim panitia seleksi akan menggabungkan nilai para pejabat ini untuk menuju tiga besar. Nantinya tiga nama di masing-masing OPD ini akan diserahkan ke Bupati Lombok Tengah hingga ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Asesmnet ini nilainya 25 persen dan 75 persen penilaian dari tahapan sebelumnya. Untuk pelantikan tergantung nantinya karena dalam setiap tahapan harus kita laporkan ke KASN, termasuk tiga besar nantinya selain kita lapor ke Bupati tapi kita juga harus lapor ke KASN,” terangnya.

Baca Juga :  Lembaga Adat Sasak Deklarasi Cak Imin Capres 2024

Seperti yang diketahui tujuh dinas yang dilakukan seleksi diantaranya untuk jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Selain itu ada juga Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos). (met)

Komentar Anda