Wawan Gantikan Khairul Rizal, Jalal Diganti Khaeruddin

Pelantikan dan Pengambil Sumpah Jabatan Dua Anggota DPRD NTB.

MATARAM — DPRD Provinsi NTB menggelar siding paripurna pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pergantian antar waktu (PAW) dua anggota DPRD NTB disisa masa jabatan periode 2019 – 2024, di gedung DPRD NTB, Kamis kemarin (16/3).

Sidang Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaedah, didampingi Wakil Ketua I DPRD NTB, Nauvar Furqoni Farinduan, Wakil Ketua II DPRD NTB, Muzihir dan Wakil Ketua III DPRD NTB Yek Agil.

Hadir dalam kesempatan itu, Gubernur NTB yang diwakili Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi, Jajaran OPD dilingkup Pemprov NTB, Forkopimda, pimpinan partai politik dan para tamu undangan lainnya.

Sekretaris DPRD NTB, Surya Bahari mengatakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan PAW dua Anggota DPRD NTB disisa masa jabatan periode 2019 – 2024, sebagai tindak lanjut dari telah terbitnya Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pemberhentian secara resmi Khairul Rizal dan Jalaluddin dari keanggotaan DPRD NTB. Serta terbitnya SK Mendagri terkait pengangkatan Wawan Satriawan dan Khaeruddin sebagai Anggota DPRD NTB.

“Khairul Rizal digantikan Wawan Satriawan dari Partai NasDem, dan Jalaluddin digantikan Khaeruddin dari Partai Berkarya,” katanya.

Baca Juga :  Tepis Terlibat Politik Praktis, Gita Siap Mundur jika Diusung jadi Cagub

Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaedah dalam sambutan mengatakan, DPRD NTB sebagai lembaga legislatif, dan unsur penyelenggara pemerintah daerah. Ada tiga fungsi yang dimiliki oleh DPRD NTB, yakni fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan.

“DPRD NTB adalah lembaga yang menjadi tumpuan aspirasi dan harapan masyarakat. Sehingga DPRD harus selalu menerima dan menyampaikan saran dan masukan dari semua pihak bagi pembangunan lebih maksimal,” ucap politisi Partai Golkar tersebut.

Diharapkan Anggota DPRD NTB yang baru, mampu mendukung dan partisipasi adanya kemitraan antara pemerintah dan swasta. Juga dapat meningkatkan kerjasama antar lembaga dan jadi mitra strategis pembangunan. Sebab itu, dua anggota baru harus segera bisa menyesuaikan diri dengan tugas pengabdian yang diemban dan amanahkan. “Selamat bekerja dan mengemban amanah masyarakat yang diwakilinya,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTB dalam sambutan yang dibacakan Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan pihaknya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Jalaluddin dan Khairul Rizal, yang sudah memberikan pengabdian terbaik. “Semoga pengabdian yang diberikan bagi daerah dan negara, menjadi catatan amal ibadah,” ujarnya.

Baca Juga :  Gilirian Suhaili yang Masuk Radar NasDem

Menurutnya, PAW adalah proses politik yang harus dilakukan untuk memenuhi kelengkapan DPRD. Sebagai Anggota DPRD NTB yang baru, maka perlu segera menyesuaikan diri, dengan tata tertib dan ketentuan anggota Dewan yang  berlaku. “Semoga anggota Dewan baru, setelah bekerja tetap menjaga dan menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah,” imbuhnya.

Apalagi mengingat cukup banyak pembangunan yang membahagiakan. Tentu itu semua tidak terlepas dari hasil ikhtiar para pemangku amanah di NTB. Dengan tetap terjalinnya koordinasi dan kerjasama, diharapkan bisa menghasilkan inisiasi dan aksi nyata untuk terus berbuat dan bekerja bagi pembangunan di daerah. “Tentu yang sesuai dengan harapan dan keinginan bersama. Dengan amanah yang diemban dari masyarakat,” lugasnya.

Sedangkan Anggota DPRD NTB dari Fraksi Partai NasDem, Wawan Satriawan mengatakan dirinya tentu akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-sebaiknya, sesuai dengan amanah yang diberikan masyarakat di Dapilnya. “Apa yang menjadi amanah masyarakat, akan kami laksanakan dan tunaikan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (yan/adv)

Komentar Anda