Wali Kota-Wakil Wali Kota Sumbangkan Gaji untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

SUMBANGKAN GAJI: Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menyumbangkan gaji Juli untuk membantu warga terdampak PPKM darurat. (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Wali Kota Mataram Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman sepakat menyumbangkan gaji sebagai kepala daerah untuk warga terdampak pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Gaji yang disumbangkan ini untuk Juli dan diniatkan meringankan beban masyarakat. “Saya bersama Pak Wakil akan menyumbangkan gaji untuk membantu warga kita yang terdampak PPKM darurat ini,” ujar Wali Kota Mataram Mohan Roliskana di Mataram, Senin (19/7).

Mohan mengatakan, sikap tersebut harus dilakukan sebagai bentuk berbagi kepada warga. Karena kondisi yang dihadapi sekarang tidak lagi mudah. Gaji yang disumbangkan ini nantinya dikonversi dalam bentuk paket sembako. Kemudian disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Mataram. “Teknisnya nanti dinas sosial yang akan mendistribusikan kepada warga,’’ ungkapnya.

Untuk sementara ini kata Mohan, gaji Juli yang disumbangkan. Tapi tidak menutup kemungkinan berlanjut tergantung dengan kondisi yang ada. “Kita prepare (siapkan) untuk satu bulan dulu. Sambil juga kita melihat kondisi terkini. Kami berharap bisa sedikit meringankan beban yang dihadapi. Terutama sektor yang terdampak PPKM,’’ ungkapnya.

BACA JUGA :  Ojek Online Lombok Tolak Perpanjangan PPKM Darurat

Selain itu, Mohan berharap pejabat eselon II mengikuti apa yang dia lakukan. Yakni bersedia menyisihkan tambahan pengahasilan pegawai (TTP) yang diterima untuk disumbangkan kepada warga terdampak PPKM darurat. “Nanti Pak Sekda yang akan mengoordinir untuk eselon II menyumbangkan TPP-nya. Bentuknya nanti sembako atau apa. Terpenting keihlasannya. Saya tidak menggunakan kewenangan saya untuk menekan. Tapi ini untuk kemanusiaan. Saya yakin mereka ikhlas membantu,’’ pungkasnya.

Sekda Kota Mataram Effendi Eko Saswito mengatakan, dirinya akan menindaklanjuti upaya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram yang mendonasikan gaji Juli untuk warga terdampak PPKM darurat. Sedangkan eselon II diimbau untuk menyisihkan TPP yang diterima. “Itu siap kami tindak lanjuti juga untuk eselon II. Tapi tidak menutup kemungkinan juga bagi karyawan atau karyawati yang lain juga. Karena ini sifatnya imbauan untuk menyisihkan penghasilannya. Mari kita sama-sama berbagi kepada masyarakat kita yang tidak mampu,’’ katanya.

BACA JUGA :  Tutorial Menawar Ala Kapolda NTB, Harga Rp 50 Ribu Ditawar Rp 300 Ribu

Bersama pihak terkait. Sekda akan menghimpun donasi yang terkumpul. Lalu disumbangkan kepada masyarakat. Sedangkan TPP eselon bisa mencapai di atas Rp 5 juta. “Khusus eselon II untuk menyisihkan 50 persen dari TPP-nya. Kalau Wali Kota dan Wakil Wali Kota itu gajinya di atas Rp 6 juta,’’ ungkapnya. (gal)