Wagub Puji Kebersihan Kota Mataram

DIPUJI: Wagub NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah memuji kebersihan Kota Mataram yang terus terjaga dan semakin bersih. (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah memberikan pujian untuk Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, yang dinilai berhasil menjadikan Kota Mataram lebih bersih dan rapi.

Wagub juga menilai sejumlah taman di Kota Mataram tertata rapi dan bersih. Seperti Taman Sangkareang karena kebersihan dan keindahannya. Saat ini menjadi lokasi selfie yang diburu warga masyarakat.

“Kita sangat bersyukur kalau melihat Kota Mataram ini semakin hari kok semakin indah ya. Taman-tamannya semakin banyak dan terawat. Ini semakin indah dan bersih, Alhamdulillah,” ujar Wagub NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah saat kegiatan pemberian santunan Ramadan untuk petugas kebersihan Kota Mataram, kemarin (23/4).

Wagub menilai Kota Mataram sudah semakin bersih. Karena sudah jarang didapati adanya tumpukan sampah di pinggir jalan. Dia mengaku tidak sedang memberikan pujian. Tapi memang Kota Mataram sudah semakin bersih. “Silahkan dilihat dan dicek, yang biasanya tumpukan sampah sebelumnya, sekarang sudah bersih semua,” katanya.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasdem NTB mengatakan, kebersihan dan keindahan Kota Mataram itu tidak terlepas dari peran Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana. Juga berkat kerja keras petugas kebersihan Kota Mataram.

BACA JUGA :  UBG Buka Prodi Bisnis Digital

“Begitu banyak petugas kebersihan yang bekerja pagi sore tidak mengenal lelah membantu kita menjaga kebersihan. Mudah-mudahan apa yang bapak ibu lakukan tercatat sebagai amal ibadah,” ungkapnya.

Kota Mataram disebutnya semakin harum dan indah. Karena memang kota sudah seharusnya bersih dan indah. Serta nyaman menjadi tempat tinggal oleh warganya. “Alhamdulillah Kota Mataram semakin hari semakin bersih dan indah,” terangnya.

Rohmi mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Wali Kota Mataram tentang program kebersihannya. Program yang dilaksanakan menurutnya cukup luar biasa. Karena didalamnya termasuk pengolahan sampah organik menggunakan maggot dengan Black Soldier Fly (BSF) yang serius dilaksanakan di Mataram.

“Jadi bagaimana agar sampah organik itu bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat. Itu bisa jadi pelet dari BSF. Sekarang banyak yang sudah mengusahakan BSF skala rumah tangga kewalahan menerima order saking banyaknya memesan pelet,” jelasnya.

Upaya yang sudah dilakukan Kota Mataram itu diapresiasi Pemprov NTB. Karena Kota Mataram adalah wajah Provinsi NTB. “Apa yang dilakukan ini sudah betul-betul sesuai dengan apa yang harus diperjuangkan untuk Kota Mataram dan NTB,” katanya.

BACA JUGA :  Selamat Datang Sauqy Saud Lubis!

Tapi yang masih menjadi catatan adalah tentang kebersihan sungai di Kota Mataram. Beberapa sungai disebut wagub masih harus perlu dijaga kebersihannya. “Sungai Jangkuk itu sudah ditata. Tapi ada sungai yang masih belum. Ini PR kita bersama sehingga tidak ada sampah yang masuk laut,” jelas Wagub.

Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana mengakui, untuk menjaga kebersihan sungai. Bukan hanya menjadi tugas Kota Mataram. Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB juga disebut punya tanggung jawab serupa menjaga kebersihannya.

“Kita akui soal kebersihan sungai masih jadi catatan. Itu karena masih banyak pemukiman yang membelakangi sungai. Terutama di empat sungai yang membelah Kota Mataram,” katanya.

Wali Kota lalu bersyukur atas apresiasi Pemprov NTB yang menilai kebersihan dan keindahan Kota Mataram sudah terjaga. Kota Mataram tentunya tidak berpuas diri dan kebersihan tetap dijaga secara keseluruhan. “Kebersihan ini akan kita pertahankan dan tingkatkan terus supaya Kota Mataram menjadi etalase dan cermin wajah Kota,” ungkap Mohan. (gal)