Tim Relawan Ali BD Diklaim Solid

Ali BD
Ali BD (JALAL/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pernyataan sejumlah oknum yang  mengklaim diri sebagai relawan Ali BD yang berpindah haluan kepada calon gubernur lain dibantah.

Koordinator relawan Ali BD, Basri menegaskan,  tidak ada benar sejumlah relawan calon gubernur  Ali Bin Dahlan atau akrab disapa, Ali BD menyeberang mendukung calon gubernur lain di pilkada NTB. ” Itu sama sekali tidak benar” tegasnya, kepada Radar Lombok Selasa kemarin (22/8).

Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada relawan pendukung Ali BD berpindah haluan mendukung calon kandidat lainnya. Namun disadari, dalam dinamika pilkada, hal lumrah ada aksi saling klaim dukung mendukung. Manuver sejumlah pihak itu  sama sekali tidak berpengaruh terhadap tim relawan. Semua relawan pendukung dan pemenangan calon gubernur  Ali BD dalam kondisi solid dan kompak.  ” Tim relawan Ali BD tetap solid,” lukasnya.

Ia menyebut aksi sejumlah oknum mengklaim diri sebagai tim relawan Ali BD, tidak lebih dari upaya untuk menaikkan nilai jual dirinya menjadi tim sukses secara politik. Apalagi ditengah kian makin tingginya  tingkat elaktabilitas dan popularitas  Ali BD. ” Kita sadar ada oknum mengaku – ngaku relawan Ali BD, di tengah kian makin tinggi dukungan dari masyarakat,” tegasnya.

Pihak-pihak yang mengaku sebagai relawan itu Ali BD,tidak terdaftar. Ia mempersilahkan berbagai pihak untuk melakukan kroscek di posko induk pemenangan Ali BD Center, apakah nama – nama mengaku – ngaku sebagai relawan Ali BD terdaftar atau tidak. ” Silahkan dicek nama – nama tersebut di posko induk. Saya pasti nama mereka tidak ada,” tandasnya.

Sebelumnya, relawan Ali BD ramai-ramai menyeberang dan pindah haluan mendukung bakal calon gubernur lainnya. “Saya rasa cukup sudah pengabdian kita kepada  Pak Ali BD. Dimana saya mengabdi dari sejak bersama Algaf hingga Alkhaer, dan saya orang yang sangat sayang dan loyal terhadap Pak Ali,” kata H Anwar Mussadat koordinator Kecamatan Aikmel.

Alasan dirinya mengalihkan dukungan dari Ali BD yakni karena merasa tidak dihargai. Ini bermula ketika dirinya mengaku kerap silaturrahmi mendatangi Ali BD tapi tidak dihiraukan. Dengan tidak dibutuhkannya menjadi timses lanjutnya, para relawan Ali BD dibawah kendali pihaknya sepakat menolak mendukung sosok bupati Lotim tersebut di pilkada NTB. “Sebenarnya Pak Ali orangnya baik. Namun saat ini, hati saya kurang berkenan untuk mengarahkan dukungan ke sana, dan ini sudah kita sepakati bersama beberepa korcam lainnnya untuk mendukung calon lain,” pungkasnya.(yan)