Tembok Tetangga Dirobohkan, Supriadi Tak Terisolir Lagi

DIBONGKAR: Petugas saat mengamankan proses pembongkaran tembok kamar mandi milik Sarisah, Senin (17/1) kemarin. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Supriadi (49 tahun), warga Gang Singosari, Lingkungan Gerung Butun Barat, Kelurahan Mandalika, Kota Mataram kini dapat bernafas lega.

Supriadi dan keluarga terisolir di rumahnya, karena tetangga yang tinggal di depannya menutup akses jalan masuk dengan membangun tembok kamar mandi, sehingga praktis menghalangi akses masuk. Namun tembok itu sudah dibongkar, Senin (17/1) kemarin.

Pembongkaran sendiri dikawal oleh TNI/Polri. “Pengamanan pembongkaran tembok tersebut dengan menurunkan anggota Polsek dan Anggota Koramil Cakranegara guna mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” jelas Kapolsek Sandubaya Kompol Nasrullah.

BACA JUGA :  Gubernur Anulir Usulan Nama Pejabat PT BPR

Dijelaskan, pembongkaran ini menindaklanjuti arahan Pemerintah Kota Mataram untuk melakukan pembongkaran tembok bagian kamar mandi rumah milik Sarisah untuk memberi akses kepada Supriadi dan keluarga menuju jalan umum.

Sebelumnya telah dilakukan musyawarah antara Sarisah atau Misbah dengan Supriadi yang masih memiliki hubungan keluarga itu. Musyawarah difasilitasi oleh Kepala Lingkungan Mandalika dan pihak Kecamatan Sandubaya dengan memperoleh suatu kesepakatan. Di mana atas dasar kemanusiaan Sarisah mengikhlaskan untuk menghibahkan sebagian tanahnya untuk akses bagi Supriadi dan keluarga. “Jadi atas dasar hasil musyawarah itulah sehingga hari ini dilakukan pembongkaran bagian tembok kamar mandi milik Ibu Sarisah,” pungkasnya. (der)

BACA JUGA :  Ratusan Nakes Mataram Positif Corona