Siswi Smanda Meninggal Tertimpa Pohon

MATARAM- Baiq Nanda  Sari, 17 tahun siswi SMAN 2 Mataram, (Smanda) jurusan IPS kelas XII, asal Lingkungan Irigasi, Ampenan  menghembuskan naspas terakhirnya di RSUD Kota Mataram.

Ia mengalami luka serius dibagian kepala, setelah tertimpa dahang pohon sawo saat acara pawai Ta’aruf yang diikuti oleh peserta dari 24 provinsi di Indonesia, dalam rangka gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-26 Tahun 2016. Jumat kemarin.

Acara pawai  Ta’aruf  berlangsung di sepajang jalan Langko smapai pejanggik dihadiri ribuan orang peserta dari luar daerah. Kalangan pelajar Kota Mataram, ikut memeriahkan sebagai peserta pawai. Nanda tertimpa dahang pohon sawo yang telah rapuh  di depan Bank NTB sebelah selatan depan taman Sangkareang.

Dahang pohon yang rapuh tiba-tiba menimpa kepalanya. Lalu terjatuh ke  tangga depan taman Sangkareang, sedangkan dua temanya hanya mengalami luka lecet. Ninda sempat dibawa ke RSUD Kota Mataram namun nyawanya, tak tertolong akibat pendarahan di bagian kepala.

Hisak tangis menyelimuti kepergian, teman-temanya. Serta para guru berdatangan. Hadir Kepala Dinas Pendidikan pemuda dan Olahraga H Sudenom, Kepala Sekolah SMAN 2 Mataram, H Sahnan, Kadikes Usman Hadi dan Kepala DInas Pertamanan H Kemal Islam.

BACA JUGA :  Mahrip, Mantan Wabup Lobar Meninggal Dunia

Kepala dinas Pertaman H Kemal menuturkan, ranting pohon tiba-tiba jatuh saat peserta lagi padat merayap.  Sebelumnya, pohon telah dipangkas sebelum acara, namun tidak diketahui ada daha yang diatas yang tiba-tiba jatuh. ‘’ Tiba-tiba jatuh,  ada dua ranting jatuh. Pertama tidak mengenainya korban, kedua  baru mengenai bagian kepala korban,’’  tuturnya, kepada Radar Lombok, Jumat kemarin.

Korban sempat dibawa tim medis panitia setempat,  namun karena luka yang cukup serius dibagian kepala. Tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, telah memberikan pertolongan emergency. 

Kadispora Kota Mataram H Sudenom mengatakan, musibah yang dialami  salah satu peserta didik sebuah musibah. Ia telah memberikan informasi langsung ke orang tuanya, terkait kejadian tersebut, katanya.

Direktur RSUD Kota Mataram dr HL Herman Mahaputra mengatakan, tim medis telah berusaha maksimal. ‘’Koban mengalami luka serius dibagian pembuluh darah kepala,’’ katanya.   (dir)