Sekdis Tak Tahu Pemindahan Rekening Guru

PRAYA-Pemindahan rekening guru dan kepada sekolah dari BRI ke Bank NTB Syariah, ternyata tak diketahui Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lombok Tengah, HL Dipta.

Dia mengaku, Bidang Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) sama sekali tidak pernah berkoordinasi dengannya terkait pemindahan itu. Sehingga Dipta sama sekali tidak tahu jika ada perubahan rekening guru dan kepala sekolah dari BRI ke Bank NTB Syariah. ‘’Baru sekarang (kemarin, Red) saya tahu ini. Kabid PMPTK malah tidak pernah memanggil kami untuk minta pendapat atau koordinasi terkait pemindahan tersebut. Jika informasi ini benar, mestinya PMPTK lakukan koordinasi dulu,” sesal Dipta, kemarin (21/6).

Mestinya, sambung Dipta, Bidang PMPTK berkoordinasi terlebih dulu jika ada persoalan besar seperti ini. Tak lantas bertindak sendiri tanpa sepengathuan dinas secara keseluruhan. ‘’Seharusnya PMPTK berkoordinasi dulu kalau ada masalah besar seperti ini,’’ sesalnya lagi.

BACA JUGA :  Wali Murid Tuntut Guru Cabul Dipecat

Kabid PMPTK Dinas Dikpora Lombok Tengah, H Muhammad Tamrin yang dikonfirmasi tak menampik masalah koordinasi ini. Pihaknya memang tidak perlu berkoordinasi dengan sekretaris maupun kepala dinas, karena masalah ini murni persoalan PMPTK.  “Pemindahan ini adalah ranah PMPTK, sehingga kami memandang tidak perlu melakukan koordinasi dengan sekdis ataupun kadis. Kan ini kebijakan kami dan tidak melanggar aturan,” tukasnya.

Lain halnya untuk permasalahan lain, pihaknya selalu berkoordinasi dengan sekdis maupun kadis. “Sekdis ataupun kadis itu adalah atasan kami, setiap permasalahan pasti kami koordinasikan. Tapi dalam hal ini tidak karena dinilai tidak akan jadi masalah meski kami tidak melaporkannya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Tiga Guru Jadi Wakil NTB Tingkat Nasional

Dijelaskan Tamrin, proses pemindahan ini sebenarnya cukup lama. Dimana saat itu pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Bank Perkeriditan Daerah (BPD). Namun saat dimintai kesiapanya malah pihak BPD terlambat mempersiapkan rekening.

Secara aturan, dana tersebut sesegera mungkin diterima oleh kondisi guru dan kepala sekolah. Sehingga pihaknya langsung menghubungi pihak Bank NTB Syariah dan langsung disanggupi.  “Kalau tidak salah selang 2 jam kami melakukan komunikasi langsung pihak Bank NTB Syariah menginformasikan kesiapannya dan sudah mempersiapkan ribuan rekening sesuai dengan jumlah guru yang akan mengambil,” tutupnya. (cr-ap)