Sakit Jiwa, Dedi Gantung Diri

GANTUNG DIRI : Dedi Subianto, Dusun Bukit Durian Desa Perigi Kecamatan Suela yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Jumat (5/2). (Ist for Radar Lombok)

SELONG– Dedi Subianto (31 tahun), warga Dusun Bukit Durian Desa Perigi  Kecamatan Suela, nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini ditemukan tewas gantung diri di ladang milik Amaq Jusiah, Jumat (5/2) sekitar pukul 16.00 Wita.

Mayat Dedi pertama kali ditemukan olah  seorang warga yang kebetulan datang ke ladangnya  bersebalahan dengan lokasi tempat korban gantung diri. Mengetahui kejadian ini, warga itu memberitahu aparat desa. Setelah itu aparat desa melapor ke Polsek Suela.” Benar kejadian warga yang gantung diri di Desa Bukit Kecamatan Suela,” kata Kapolsek Suela, IPDA Rachmadi.

Petugas yang menerima laporan bergerak ke lokasi melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat korban.  Setiba di lokasi, petugas menemukan korban  sudah tewas dengan kondisi tali terikat di leher di dalam sawung (gubuk kecil_red). “ Petugas langsung mengevakuasi mayat korban,” ungkapnya.

Polisi meminta keterangan pihak keluarga dan saksi yang pertama kali menemukan korban gantung diri. Dari hasil penyidikan, korban ini punya riwayat penyakit jiwa. Inilah menjadi dugaan  awal yang melatar belakangi korban ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu.

Pihak keluarga terutama istri korban menolak korban dioutopsi. Keluarga ikhlas menerima kejadian ini dan menganggapnya sebagai musibah. Selanjutnya mayat korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.” Pihak keluarga juga kita buatkan surat penolakan untuk dilakukan outopsi,” tandasnya.(lie)