Rusunawa Bintaro Jadi Penginapan Cadangan MotoGP

RUSUNAWA: Rusunawa Bintaro dipersiapkan menjadi salah satu penginapan tambahan untuk penonton MotoGP, Maret mendatang.(IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM—Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) sebagai penginapan cadangan penonton MotoGP, Maret mendatang. Termasuk diantaranya adalah Rusunawa Bintaro yang selesai dibangun akhir tahun lalu.

Meski belum ditempati, Rusunawa Bintaro disiapkan sebagai salah satu penginapan cadangan untuk penonton MotoGP. Kota Mataram pun mengaku siap jika Rusunawa Bintaro digunakan sebagai penginapan penonton MotoGP.
“Itu perintah langsung dari Bapak Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto selaku komandan lapangan penyelenggaraan MotoGP. Itu juga sudah saya laporkan ke Pak Wali,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram, Nazarudin Fikri di Mataram, kemarin.
Kota Mataram tentunya mengakomodir perintah tersebut. Karena penggunaannya untuk kepentingan nasional. “Sampai Pak Hadi Tjahjanto yang langsung datang. Tentu kita akomodir,” katanya.

Rusunawa Bintaro masuk daftar penginapan cadangan penonton MotoGP. Karena saat ini, sekitar 7 ribu lebih kamar hotel masih tersedia. Rusunawa jadi salah satu pilihan penginapan cadangan penonton MotoGP. “Siapa tahu nanti pas menjelang hari H banyak yang datang terus kekurangan kamar. Makanya diantisipasi dan dicadangkan Rusunawa Bintaro,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Dosen Positif Corona, UIN Mataram Lockdown Tiga Hari

Untuk besaran sewa kamar. Nazarudin menunggu regulasi dari pemerintah provinsi. Tapi dimungkinkan sewa yang dibayar masuk ke daerah pemilik rusunawa. “Makanya nanti itu harus jelas juklak dan juknis dari pusat saja,” imbuh Nazar.
Pertemuan pertama sudah dilaksanakan dengan pemerintah provinsi dan lainnya. Penggunaan rusunawa untuk mengantisipasi kekurangan ketersediaan kamar. Tapi nyatanya saat ini, 7 ribu kamar masih tersedia. “Tapi kan kapasitas penonton itu bisa 100 ribu. Siapa tahu butuh akomodasi penginapan. Ini rusunawa dicadangkan jadi penginapan,” terangnya.

Kendati demikian, Rusunawa Bintaro belum sepenuhnya siap ditempati. Karena ada sejumlah perabotan dan sarana yang belum lengkap. Seperti korden, bantal, seprei dan lainnya. “Belum ada korden. Masa yang nginep terlihat dari luar. Belum lengkap itu di sana,” jelasnya.

BACA JUGA :  Melihat Aktivitas Pejuang Subuh Pemuda Jempong Bersatu

Sementara untuk pengadaan sarana rusunawa yang belum lengkap. Masih menunggu kejelasan siapa yang menyiapkan. Namun dipastikannya, Rusunawa Bintaro siap digunakan sebagai salah satu cadangan penginapan penonton MotoGP. “Ini yang kita tunggu juga kalau memang nanti segera digunakan untuk penonton MotoGP,” jelasnya.

Sementara Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan, Kota Mataram sebagai salah satu daerah penyangga. Siap untuk mensukseskan gelaran MotoGP Maret mendatang di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. “Termasuk untuk Rusunawa Bintaro. Kalau memang dibutuhkan tentu bisa digunakan. Itu nanti tehnisnya di Dinas Perkim,” katanya. (gal)