Ribuan Guru Madrasah Lotim Ikuti Asesmen Kompetensi

PESERTA TES : Nampak sejumlah guru madrasah di Lombok Timur saat mengikuti tes AKG. (JANWARI IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG – Ribuan guru madrasah yang bernaung di bawah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Timur mengikuti Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Kepala (AKK) dan Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP).

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Timur H Sirojuddin menyampaikan, AKG ini menuntut guru untuk menjadi melek Teknologi Informasi dan terus belajar menyesuaikan kemampuan diri dengan perkembangan Iptek yang akan berdampak pada pelayanan pendidikan pada siswa yang semakin baik dan bermutu. 

“Kita berharap asesmen ini tetap dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan supaya bapak ibu guru bisa update terus ilmu dan konsep pengajaran yang dimiliki,” kata Sirojuddin, kemarin. 

Untuk Lombok Timur, lanjut Sirojuddin, pelaksanaan AKG diikuti oleh semua guru madrasah, kepala madrasah (kamad) dan pengawas yang sudah terdaftar di sistem Simpatika. Untuk tahun 2020 ini baru 8 mapel guru mengikuti asesmen. Kemudian secara bertahap guru mapel lainnya di tahun berikutnya. 

“Nanti hasilnya akan menjadi gambaran posisi Lotim dan NTB secara nasional dan program pembinaan lanjutannya seperti yang sudah disiapkan Kemenag pusat melalui Dirjen Pendis,” katanya.

Sementara itu, salah satu guru madrasah peserta asesmen, Zamroni menyebut soal yang diberikan dalam pelaksanaan asesmen ini benar-benar bermutu. Terlebih terintegrasi dengan ayat-ayat suci Alquran menjadi tantangan tersendiri bagi peserta yang harus memadukan penguasaan fisika dengan Alquran.

Kedepan diharapkan program pembinaan mutu yang diprogram setelah selesai asesmen ini mengarah pada pendalaman pengetahuan yang sifatnya terintegrasi dan pola pembinaan mutu benar – benar bisa berdampak pada mutu guru dan siswa yang akan menjadi pondasi dasar menuju madrasah hebat.

Sementara itu, HM Ali Fikri mengatakan, pelaksanaan asesmen ini merupakan program Kemenag pusat yang bertujuan untuk memetakan kualitas SDM di lingkup Kemenag dan selanjutnya akan menjadi dasar penentuan kebijakan dalam peningkatan mutu dan program pembinaan lanjutan lainnya.

“Kemenag saat ini sangat konsen pada upaya untuk meningkatkan mutu SDM, termasuk yang terkait dengan pendidikan dalam rangka mewujudkan madrasah hebat bermartabat,” katanya. (wan)