Rencana Pembangunan Jalinkra Terus Berjalan

Ilustrasi Pembangunan Jalan

TANJUNG – Rencana pembangunan jalan lingkar utara (Jalinkra) sepanjang 12 kilometer terus berjalan. Hal ini telah dibukanya jalur di Genggelang sepanjang 25 meter sehingga tinggal dilanjutkan. Meskipun upaya terus dilakukan, pemerintah daerah sendiri belum bisa memastikan secara pasti kapan pembangunan aspal dikerjakan. “Kita buka dari ujung ke barat, tahapan yang sudah selesai hampir 70 persen,” kata Wakil Bupati Lombok Utara Syarifudin, kemarin.

Pihaknya juga belum memastikan apakah menggunakan anggaran pusat atau daerah, karena pihaknya tentu harus membuat status dulu apakah menjadi jalan kabupaten atau jalan provinsi ataukah jalan nasional. Jika statusnya sudah jelas maka akan bisa diusulkan lewat salah satu sumber anggaran tersebut. “Kita akan buat status dulu, baru bisa kita usulkan,” tandasnya.

Terkait target tahun depan sudah bisa dibangun, Syarif sendiri belum bisa memberikan jaminan. Yang penting tahun ini dan tahun depan terus berupaya dengan mempertimbangkan mana skala prioritas dan priotitas. “Kewajiban kita sudah membebaskannya,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, bahwa pemerintah daerah menargetkan pekerjaan fisik Jalinkra ini segera direalisasikan pada tahun 2018 dengan asumsi anggaran yang dihabiskan Rp 300 miliar bersumber. Pemerintah daerah telah membebaskan lahan secara bertahap, pada 2012 lalu telah tuntas membebaskan lahan yang akan digunakan untuk Jalinkra tahap I. Panjang Jalinkra tahap I sendiri sekitar 5,7 kilometer dari Desa Sokong ke Dusun Lekok. Kemudian, tahap kedua   membebaskan seluas 9,5 hektar atau 4,5 kilometer yang menhhabiskan anggaran sekitar Rp 30 miliar.

 Rencananya pembangunan Jalinkra akan dilakukan pada 2018 mendatang. Jalinkra yang mengambil di sisi pesisir pantai akan didesain dua jalur dengan lebar 20 meter, dengan rata-rata jarak dari bibir pantai berkisar 100 sampai 300 meter. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid