Ratusan Honorer Terima SK

Ratusan Honorer Terima SK
TERIMA : Ratusan tenaga honor guru dan tenaga kesehatan ketika sedang mengantre untuk mengambil SK di kantor BKPSDM Lotim, Selasa (24/9).( M. GAZALI/RADAR LOMBOK)

SELONG– Pemkab Lombok Timur kembali memberikan SK bagi para tenaga honor daerah (Honda), terutama tenaga pendidik dan kesehatan, Selasa (24/9). SK diberikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Sejak pagi ratusan tenaga honor memenuhi kantor BKPSDM Lombok Timur. SK untuk guru dan petugas kesehatan diberikan melalui loket yang berbeda.”Masih nunggu giliran. Saya belum tau akan dapat SK apa,” kata Jamaluddin, salah seorang guru honor SD Kecamatan Sembalun.

Jenis SK yang diberikan itu disesuaikan dengan masa pengabdian. Bagi yang mengabdi 1 sampai 5 tahun mendapat SK Perintah Kerja (SPK), sedangkan 5 sampai 10 tahun mendapatkan SK Kelompok Kerja (KK). Yang 10 tahun ke atas menerima SK Perjanjian Kerja (PK). “Kalau saya sudah 11 tahun mengabdi. Tapi tentunya berharap SK yang saya dapatkan sesuai dengan masa pengabdian saya,” terang dia.

Hal sama juga dikatakan Sunardi, guru honor SD di Kecamatan Aikmel. Dia sudah sudah sembilan tahun lebih mengabdi sebagai guru.”Keinginan saya sama dengan yang lain. SK yang saya terima berdasarkan pengabdian. Tapi kalau tidak sesuai saya sampaikan,” singkatnya.

Sebelumnya BKPSDM juga membuka posko pengaduan bagi para tenaga honor ini. Posko pengaduan  yang dibuka itu untuk menerima keluhan jika SK yang diterima tenaga honor itu tidak sesuai dengan masa pengabdian. Termasuk juga menerima pengaduan tenaga honor yang datanya telah masuk data pokok pendidik (Dapodik) namun namanya tidak masuk menerima SK.

Terpisah, Kabid Data dan Informasi BKPSDM Lombok Timur, Yulian Ugi Lusianto mengatakan, tenaga honor yang telah terdaftar di Dapodik dan belum menerima SK tentunya tetap akan menjadi perhatian. Mereka tetap akan diupayakan untuk diberikan SK.”Selama mengajar di negeri dan datanya masuk di Dapodik kita akan keluarkan SK-nya. Tapi kalau tidak terfdatar di Dapodik, kita akan telusuri untuk memastikan benar nggak orang itu mengajar di sekolah tersebut,” katanya.(lie)