Puskesmas Pemenang dan Gangga Lolos Akreditasi

Syamsul Bahri (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG-Perjuangan Dinas Kesehatan Lombok Utara akhirnya berbuah manis dengan berhasil membawa dua puskesmas mendapatkan nilai akreditasi tingkat dasar.

Dua puskesmas ini, yaitu Pemenang dan Gangga. Dengan nilai akreditasi yang diperoleh akan dijadikan motivasi dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. “Alhamdulillah, nilai akreditasi yang dilakukan pada bulan Oktober berlalu berhasil mendapatkan nilai akreditasi tingkat dasar. Hasilnya baru keluar beberapa hari lalu bulan Januari ini,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara Syamsul Bahri kepada Radar Lombok, Rabu (25/1).

Dijelaskan, semua puskesmas yang ada di Lombok Utara memiliki motto bersih, indah, aman dan nyaman (BERIMAN). Dengan akreditasi ini, maka setiap puskesmas mendorong melayani masyarakat lebih baik. “Ini untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan,” terangnya.

Selanjutnya, pada tahun ini pihaknya juga akan memperjuangkan dua puskesmas, yaitu Tanjung dan Kayangan untuk mendapatkan akreditasi. Karena target tahun 2019 delapan puskesmas yang ada mendapatkan akreditasi. “Semuanya masih kita kejar akreditasi dasar, baru selanjutnya kita akan perjuangkan ke lebih tinggi,” harapnya.

[postingan number=3 tag=”puskesmas”]

Pihaknya sendiri optimis kedua puskesmas tahun ini akan bisa meraih akreditas. Sebab, pihaknya telah layak dan siap. Tim akreditasi dari provinsi akan turun melakukan penilaian untuk membuat komitmen masyarakat mendorong akreditasi tersebut. “Nanti akan turun juga tim akreditasi provinsi,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga tengah berupaya untuk menjadikan semua puskesmas di Lombok Utara menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Pihaknya sendiri tengah mempersiapkan sumber daya manusia baik bidang kesehatan dan manegem keuangan. Karena ketika puskesmas menjadi BLUD, maka pengelolaan keuangan dan manajemen akan langsung dikelola mereka sendiri. “Kita akan usahakan juga pada tahun ini sembari kita menyiapkan akreditasi,” tandasnya.

Terkait pemeriksaan dan penilaian akreditasi. Nanti tim akreditasi independen akan memeriksa 200 item dari tiga indikator, yaitu administrasi managemen, kesehatan masyarakat, dan kesehataran perorangan. Dari pemeriksaan seperti laporan, kemudian bagaimana pelayanan ke masyarakat. Jadi, tim akreditasi juga akan turun melakukan pemeriksaan ke masyarakrat mengenai kesadaran kesehatan dan pelayanan yang ada di puskesmas tersebut. “Kita juga minta komitmen semua kalangan yang ada di puskesmas setempat,” pungkasnya. (flo)