Provinsi NTB di Mata Prabowo Subianto

PRABOWO LOMBOK
INGIN KEMBALI: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan kesan-kesannya tentang NTB. Daerah ini mendapat tempat istimewa di mata Prabowo. (Azwar Zamhuri/Radar Lombok)

Ketua Umum  Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto berkunjung ke NTB. Bagi Prabowo, NTB punya kesan tersendiri baginya.


Azwar Zamhuri–Mataram


Aparat kepolisian terlihat sibuk mengamankan dan menjaga pendapa gubernur  Selasa kemarin (7/3). Sekitar pukul 10.00 Wita, iringan mobil terlihat begitu ramai memasuki pendapa ini. Ketika sudah berada di aula pendapa, semua sorot mata undangan maupun lensa kamera wartawan tertuju pada satu orang. Dialah Prabowo Subianto, mantan calon presiden tahun 2014 lalu yang saat ini sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

Sebelum menghadiri acara rapat kerja nasional Aksi kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya (Rakernas Aksiran), Prabowo menyempatkan diri bersilaturahmi dengan ke pendapa gubernur. Sambutan yang didapatkannya begitu antusias dari masyarakat NTB.

[postingan number=3 tag=”boks”]

Tempat duduknya, diapit oleh gubernur TGH M Zainul Majdi di sebelah kanan dan wakil gubernur   H Muhamamd Amin sebelah kiri. Suasana begitu terlihat mencair, bahkan sesekali canda-tawa terdengar renyah. Seorang Prabowo, yang dikenal tegas  pandai berkelakar. Tepukan riuh dan tawa berkali-kali menggema karena guyonannya. Mengenakan baju putih panjang dan celana putih, membuat dia terkesan bersahaja.

Saat berada di depan undangan memberikan sambutan, kalimat yang pertama muncul adalah ucapan terima kasih. Bagaimana tidak, Prabowo yang tidak memiliki jabatan apapun di pemerintah pusat mendapat sambutan begitu hangat dari Pemprov NTB.

Prabowo sendiri mengaku tidak ingin merepotkan daerah. Pengalamannya saat menjadi pejabat, sangat merepotkan menyambut tamu yang datang. “Saya merasa sangat diistimewakan, saya tidak ingin terlalu seperti ini. Biasa saja, tapi terima kasih NTB,” ujarnya.

Seorang Prabowo tetaplah tokoh nasional yang memiliki jutaan pengikut. Intonasi kata-kata yang keluar dari mulutnya terdengar bertenaga dan menghipnotis. Teriakan-teriakan yang sesekali menggelegar menambah humornya menjadi berisi dan kharismatik.

Bagi Prabowo, bisa datang ke NTB suatu anugerah yang luar biasa. Apalagi selama ini dia hanya mendengar nama NTB saja dengan segala keunikannya. “Saya dengar NTB memiliki banyak potensi pertanian yang bisa dikembangkan,” ucapnya mulai serius.

Prabowo melihat sisi lain provinsi NTB. Ada suatu kesamaan antara jiwanya dan kebudayaan NTB. “Saya ini hobi naik kuda, katanya di NTB itu anak-anak kecil sudah berani naik kuda tanpa pelana. Benar tidak itu, anak usia 11 tahun, 12 tahun berani pakai kuda tanpa pelana. Saya harus lihat itu, saya akan coba naik kuda juga disini,” ujar Prabowo.

Unik memang, itulah yang ada di mata Prabowo tentang NTB. Ia juga ingin melihat langsung kondisi riil masyarakat di pedesaan. Apalagi pertumbuhan ekonomi NTB sangat baik selama ini. “Saya ingin masuk desa, desa, dusun-dusun. Tidak  usah pakai ramai-ramai, biasa saja,” katanya.

Saat memberikan sambutan juga, Prabowo membawa ingatan orang-orang yang hadir kembali saat pilpres 2014 lalu. Dimana, gubernur TGH M Zainul Majdi menjadi ketua tim suksesnya waktu itu di wilayah NTB. “Bayangkan suara saya sangat besar disini, kepercayaan masyarakat NTB luar biasa. Pak Gubernur yang jadi ketua timses-nya waktu itu,” kenang Prabowo.

Di NTB, Prabowo  berhasil memberikan suara 1.844.178 suara atau 72,45 persen dari jumlah pemilih.  Sedangka suara ke Jokowi-JK hanya 701.238 suara.  “Makanya NTB ini sangat istimewa, saya merasa berdosa baru bisa datang sekarang,” ungkapnya.

Alasan Prabowo baru saat ini datang ke NTB, paska kekalahan dalam pilpres memang cukup merusak sendi-sendi perekonomiannya. Prabowo jarang keliling ke daerah-daerah lagi. “Dan sekarang insya Allah sudah mulai stabil, makanya saya sudah bisa keliling-keliling, sudah bisa ke NTB,” katanya setengah bergurau.

Untuk menebus kesalahan yang telah dilakukannya, kedepan Prabowo akan memberikan perhatian terhadap NTB. Apalagi, Sumber Daya Alama (SDA) yang ada di NTB cukup besar. Tinggal bagaimana bisa dimanfaatkan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat.

Peran gubernur  TGH M Zainul Majdi dinilai sudah cukup baik. Tinggal, bagaimana meningkatkannya lagi melalui pertumbuhan ekonomi berkualitas yang menguntungkan rakyat. Bukan pertumbuhan ekonomi yang hanya dirasakan oleh golongan-golongan tertentu saja.

Untuk itu, agar bisa memberikan kontribusi, Prabowo ingin datang kembali ke NTB untuk menyampaikan pandangannya cara mengelola kekayaan alam. Prabowo ingin menunjukkan bagaimana sebenarnya pertumbuhan ekonomi yang berpihak kepada rakyat itu.

Provinsi NTB yang sudah 3 tahun berturut-turut pertumbuhan ekonominya di atas rata-rata nasional, harus mampu menghilangkan ketimpangan sosial. “Ini juga yang saya senangi dari NTB, gubernurnya berpihak pada rakyat. Makanya coba buat simposium atau sarasehan, nanti saya datang lagi dan bicara banyak disana,” sarannya.

Mantan Danjen Kopassus tersebut memastikan dirinya akan kembali bertarung memperebutkan kursi RI 1 dalam pilpres 2019 mendatang. ” Andai ibu Pertiwi memanggil lagi. Saya siap kembali maju (pemilu presiden, red” tegas Prabowo.(*)