PPNI Gelar Rakerda dan Pelantikan Pengurus

DILANTIK: Ketua DPD PPNI Mataram melantik 23 Komisariat PPNI Kota Mataram dalam acara Rakerda kemarin (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM–  Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menggelar rapat kerja daerah dan pelantikan pengurus komisariat DPD PPNI Kota Mataram periode 2016-2021 kemarin.

Pelantikan digelar di pendopo Wali Kota Mataram dan dihadiri ratusan pengurus dan perawat diantaranya Wakil Ketua Majelis Kode Etik PPNS Prof, Galang Asmara, Ketua DPRD H. Didi Sumardi dan beberapa anggota dewan Kota Mataram.

Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh dalam kesempatan ini menyampaikan kepada seluruh pengurus, Kota Mataram sangat serius meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pemkot terus berusaha memberikan porsi anggaran dan peningakatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal tenaga kesehatan.” Kesehatan  ini menjadi urusan wajib untuk diutamakan kepada masyarakat,” ungkap Ahyar.

Pemerintah harus bisa memenuhi pelayanan dasar seperti layanan kesehatan. Pemkot Mataram ketika menyusun RPJMD, kesehatan menjadi prioritas. Dalam RPJMD yang sudah ditetapkan beberapa  prioritas berkaitan dengan peningkatan SDM.”Posisi perawat mulia, maka kesehatan masyarakat di Mataram ada di tangan PPNI,” tegasnya.

Ahyar berharap kedepan PPNI Kota Mataram maupun PPNI NTB solid memberikan pengabdian kepada masyarakat. Ahyar mengatakan, salah satu tujuan Rakerda yakni melakukan evaluasi terhadap kepengurusan PPNI yang berkaitan dengan kelembagaan. Kalau ada hal-hal yang perlu disikapi dalam rangka penguatan diharapkan itu bisa diselesaikan dengan baik.”Jangan malah pengurus mengurusi urusan pengurus, ini tidak benar,” katanya.

Ketua DPW PPNI NTB H. Muhir S.Kep mengatakan, saat ini PPNI NTB terus melakukan  sinkronisasi program antar semua DPD dalam rangka mewujudkan NTB yang sehat.”Pengurus PPNI harus bersatu menuju NTB sehat,” tegasnya.

Diakui Muhir, memang selama ini ada keluhan terkait keberadaan PPNI yang disampaikan oleh pengurus di Pulau Sumbawa seperti di Bima dan Dompu. Pihaknya mengajak semua anggota pengurus untuk tetap kompak dan melaksanakan program kerja sesuai dengan  aturan dalam PPNI.” Mari kompak melaksanakan soliditas kita" tegasnya.

Pemerintah sangat peduli terhadap peningkatan SDM perawat. Dari semua daerah di NTB, Kota Mataram melaksanakan bantuan peningkatan SDM terhadap rekan sejawat sesama perawat untuk melaksanakan tugas belajar sebanyak 80 orang yang dibiayai oleh Pemkot.”Hanya Pemkot Mataram yang siap menyekolahkan perawat ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkap anggota DPRD Kota Mataram ini.

Begitu juga dalam hal proses pemberian jaminan kesehatan. Sebelum BPJS ada, Kota Mataram sudah menggratiskan pengobatan di Puskesmas dan rumah sakit.

Sementara itu Ketua DPD PPNI Kota Mataram H. Zuhhad.S.Kep.NS.M.Kes mengatakan, saat ini terdapat 2 ribu perawat di Kota Mataram yang ada di 13 institusi rumah sakit. Selain itu ada juga 4 instansi pendidikan kesehatan hingga di kecamatan.” 23 orang pengurus komisariat inilah yang kita lantik hari ini,” kata Zuhhad.(ami/*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid