Poltekpar Lombok Segera Tandatangan MoU dengan Pemkab Sumbawa

Program Pendidikan ASN Bidang Pariwisata

AUDIENSI: Pudir I Poltekpar Lombok, Dr Farid Said, melakukan pertemuan atau audiensi dengan para pejabat Pemkab Sumbawa, menindaklanjuti program pendidikan ASN bidang pariwisata yang dibuka Poltekpar Lombok tahun 2021 ini.

MATARAM-Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi (Rakor) kepariwisataan NTB yang digelar Poltekpar Lombok berkolaborasi dengan Pemprov NTB, dalam hal ini Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, yang diikuti oleh Pemerintah Kabupaten/Kota se NTB, 19-20 Maret lalu.

Maka Senin (22/3/2021), Poltekpar Lombok, dengan difasilitasi Kepala Dispar Sumbawa, kembali melakukan pertemuan dengan para pejabat terkait di Kabupaten Sumbawa, untuk membahas hasil Rakor, diantaranya adalah mendukung program pendidikan aparatur sipil negara (ASN) bidang pariwisata.

Selain Kepala Dinas Pariwisata Sumbawa, para pejabat dari Kabupaten Sumbawa yang menghadiri pertemuan dengan Poltekpar Lombok, diantaranya adalah Sekda Sumbawa sekaligus PLT Bupati Sumbawa, Kepala Bappeda Sumbawa, Kepala BKD Sumbawa, Kepala Biro Pemerintahan dan Kerjasama Setda Sumbawa, dan Asisten III Bidang SDM Setda Sumbawa.

BACA JUGA :  Tiket Mahal dan Bagasi Berbayar Bikin Pariwisata NTB Terpuruk

“Ya benar, kami telah melakukan pembicaraan lanjutan dengan para pejabat Pemkab Sumbawa, untuk menindaklanjuti berita acara hasil Rakor pariwisata NTB, yang salah satu poin hasilnya adalah kesiapan Pemkab/Pemkot se NTB untuk mendukung program tugas belajar ASN/PNS masing-masing kabupaten/kota untuk belajar kepariwisataan di Poltekpar Lombok,” kata Pudir I Poltekpar Lombok, Dr Farid Said, Selasa (23/3/2021).

Inti pertemuan, sambung Farid, pada dasarnya Pemkab Sumbawa siap mendukung kebijakan pendidikan ASN bidang pariwisata yang programnya dibuka Poltekpar Lombok, dan siap mengutus ASN/PNS dari Dispar Sumbawa untuk tugas belajar ke Poltekpar.

BACA JUGA :  Sandiaga: Jangan Hanya Pariwisata Super Prioritas, Toilet Juga Harus Berkualitas

Sebagai langkah awal, Pemkab Sumbawa akan mengutus tiga peserta ASN/PNS-nya untuk tugas belajar kepariwisataan di Poltekpar, yang untuk tahun 2021 ini masih dibiayai oleh Poltekpar Lombok.

“Selanjutnya pada tahun 2022, biaya pendidikan ASN/PNS akan ditanggung Pemkab Sumbawa, dengan dasar penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bupati Sumbawa yang baru, serta perjanjian kerjasama (PKS) bersama Kepala BKD Sumbawa dan Kepala Dispar Sumbawa, yang segera ditandatangani April 2021 mendatang,” jelas Farid. (gt).