Polisi Periksa Belasan Warga Lendang Nangka Terkait Pembakaran Pipa Proyek SPAM

PEMBAKARAN : Pembakaran pipa proyek SPAM di Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik kemarin. (Dok/Radar Lombok)

SELONG – Polres Lombok Timur melakukan pendalaman kasus pembakaran pipa proyek SPAM Pantai Selatan di Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik. Sejak kasus ini ditangani, setidaknya sudah ada belasan warga yang terindikasi sebagai pelaku telah diamankan Polres Lotim.

Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Nicolas Oesman mengatakan, proses penanganan kasus ini masih tahap penyelidikan. Di awal penanganan kasus tersebut, petugas telah mengamankan tiga orang warga yang terindikasi sebagai pelaku. Selang beberapa waktu kemudian, petugas kembali mengamankan delapan orang warga. Di hari berikutnya kembali lagi delapan warga diangkut ke Polres Lotim untuk dimintai keterangannya.  Namun Nicolas tidak mengetahui secara rinci identitas dari masing- masing warga tersebut.” Pertama tiga orang, kemudian delapan orang setelah itu kembali lagi diamankan delapan orang warga. Semuanya adalah warga Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik,” imbuhnya.

Baca Juga :  E-Warong BPNT Harus Dipantau dan Diverifikasi

Dari belasan warga yang diamankan ini setelah melalui serangkaian pemeriksaan, tiga orang dipulangkan ke rumahnya namun mereka dikenakan wajib lapor. Sedangkan sekitar 16 warga lainnya saat ini masih diamankan di Polres Lotim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.” Semua warga itu untuk sementara masih berstatus sebagai saksi,” imbuh Nicolas.

Yang jelas pihaknya akan berupaya menangani kasus ini sampai tuntas. Keterangan belasan warga termasuk bukti yang ada akan menjadi dasar kepolisian untuk mengungkap siapa pelaku pembakaran pipa proyek SPAM tersebut. Jika sudah ada bukti yang kuat, penyidik pun segera mungkin akan menetapkan tersangka.”Kalau sudah ada yang terindikasi sebagai pelaku, maka penetapan tersangka segera akan diumumkan,” tutupnya.

Baca Juga :  Hasil Audit Kredit Fiktif di BPR Aikmel, Negara Dirugikan Rp 1 Miliar

Diulas kembali, puluhan lonjor pipa proyek SPAM yang berada di bawah jembatan perbatasan antara Desa Kotaraja Kecamatan Sikur dengan Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik Kamis (4/1) sekitar pukul 07.00 wita. Pembakaran  pipa ini merupakan rentetan aksi penolakan warga yang sebelumnya  yang telah terjadi di beberapa tempat yang terkena dampak dari proyek SPAM ini. Terutama warga di bagian utara Lombok Timur, seperti Kembang Kuning, Tete Batu termasuk juga Kotaraja.(lie)

Komentar Anda