Ganja Basah Diamankan, Diduga Ditanam di Lombok

DITANGKAP: Satresnarkoba Polresta Mataram menangkap pengedar ganja inisial BAS asal Bintaro, Ampenan bersama barang buktinya. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM –┬áSatresnarkoba Polresta Mataram mengamankan satu klip ganja basah dari penangkapan seorang pengedar berinisial BAS (27) asal Lingkungan Telaga Mas, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram Rabu malam (15/5), sekitar pukul 22.30 WITA. Di antara barang buktinya yaitu ganja basah atau masih segar.

“Iya, ada ganja basah. Itu yang masih kami kembangkan, pelaku mendapatkannya dari mana,” kata Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, Jumat (17/5).

Ganja basah itu ditemukan Polisi di kantong celana pelaku dengan berat bruto 1,2 gram. Terhadap ganja dengan kondisi belum kering itu, dicurigai hasil tanam wilayah Lombok. “Itu yang kami dalami. Ada kecurigaan kami bahwa ganja itu didapat bukan dari luar (masih wilayah Lombok), karena masih agak basah,” sebutnya.

Baca Juga :  Hasil Curian Dilelang Murah, Uangnya untuk Beli Miras

Ganja yang didapatkan dari pelaku belum dipastikan akan diedarkan di wilayah mana, termasuk soal harga jual ganja basah tersebut. “Tapi tidak menutup kemungkinan dijual dengan harga lebih murah,” ucapnya.

Selain ganja basah, Polisi juga mengamankan satu linting ganja yang sudah dicampur dengan tembakau biasa. Barang bukti lain yang diamankan juga berupa sabu dengan berat bruto 1,98 gram. “Ada juga kami mengamankan satu bendel klip plastik kosong, alat isap, pipet plastik yang telah diruncingkan, gunting, dan HP serta uang tunai Rp 210 ribu,” ujarnya.

Baca Juga :  Kecanduan Slot, Reza Gasak Brankas Indomaret

Pelaku ditangkap di rumahnya wilayah Lingkungan Telaga Mas, Kelurahan Bintaro. Penangkapan pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat. “Di rumah pelaku itu, sering dijadikan tempat transaksi,” katanya.

Pelaku merupakan pengedar yang beroperasi di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Polresta Mataram guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (sid)

Komentar Anda