Tahap Pertama, 393 JCH Lotim Diberangkatkan

Berangkat : Ratusan warga menunggu di depan Masjid Raya Selong untuk mengantar JCH Lotim yang berangkat di tahap pertama kemarin. (M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Sebanyak 393 Jemaah Calon Haji (JCH) Lombok Timur diberangkatkan di tahap pertama, Rabu (15/3). Mereka ini adalah jemaah yang tergabung dalam kloter 1 embarkasi Lombok. Pemberangkatan JCH ini dilepas langsung oleh Pj.Bupati Lotim HM. JuaininTaofik di Masjid Al Mujahidin Selong.

Para JCH langsung dibawa menuju Asrama Haji Mataram. Dari Asrama Haji mereka diterbangkan ke tanah Suci. Tampak juga ratusan warga maupun JCH sudah menunggu sejak di pintu masuk Masjid Al Mujahidin Selong. Mereka rela berdesakan demi bisa bersalaman dan melihat langsung keluarga mereka yang akan berangkat menunaikan ibadah haji.  Sejumlah JCH Lansia terlihat dikawal khusus bahkan ada yang digendong oleh pendamping karena tidak kuat jalan menuju armada bus.  ” Sebanyak 393 CJH termasuk pendamping dan petugas kesehatan yang berangkat tahap awal ini. Mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4 embarkasi Lombok, ” kata Plt Kepala Kemenag Lotim H. Sulhi.

Baca Juga :  Lotim Raih 22 Penghargaan di Festival Tunas Bahasa Ibu 2023

Disebutkan, jumlah JCH asal Lotim yang berangkat tahun ini sebanyak 1.144 orang. Jumlah tersebut setelah adanya penambahan dua JCH dari sebelumnya direncanakan sebanyak 1.143 jemaah. Semuanya tergabung dalam 5 kloter, 2 kloter utuh dan 3 kloter campuran.  ” Untuk  pemberangkatan tahap pertama sebanyak 393 orang.  Dengan rincian JCH laki 182 orang, perempuan 211orang dan ada 6 lansia yang kita fasilitasi dengan kursi roda, tidak ada disabilitas,” bebernya.

Para CJH lanjut usia ungkapnya, mendapatkan perlakuan khusus di tahun ini. Hal tersebut sesuai dengan tema yaitu ramah lansia ” Karenanya kita siapaka  petugas khusus yang k untuk mengawal JCH lansia kita ini,” tutup Sulhi.

Di kesempatan itu Pj Bupati Lotim HM. Juaini Taufik  menyampaikan selamat  jalan kepada jemaah yang akan berangkat. Ia juga mengingatkan agar para jemaah meluruskan niat beribadah “Ini namanya kita beribadah, mungkin ada ujian-ujian kita secara personal, namun kita bijak menggunakan medsos yang mengurangi kualitas ibadah kita,“ pesannya Juaini.

Baca Juga :  Guru Berprestasi Dapat Hadiah Umrah

Para jemaah juga diminta untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan untuk menunaikan ibadah haji, sebab menunaikan ibadah haji tidak semata mampu secara materi melainkan juga merupakan kesempatan dan panggilan ilahi. Mulai dari pemberangkatan sampai pulang para jemaah diminta untuk saling membantu sesama jamaah, utamanya lansia maupun disabilitas. Hal itu sejalan dengan tagar penyelenggaraan haji tahun ini yang ramah lansia dan disabilitas.  ” Secara nasional jumlah lansia dan disabilitas yang menunaikan ibadah haji tahun ini mencapai tak kurang dari 21,6 persen. Pemerintah memang memberikan prioritas terhadap jamaah lansia dan disabilitas, bahkan menyediakan kelas bisnis” terang Juaini.

Ia pun berharap agar jemaah asal Lotim supaya dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan pulang meraih predikat haji yang mabrur. (lie)

Komentar Anda