PHRI Minta Penjemput Tamu Hotel Diberikan Kemudahan

PRAYA-Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lombok Tengah meminta kepada PT Angkasa Pura I Bandara Lombok Internasional Airporta (LIA) untuk memberikan kemudahan bagi penjemput tamu hotel.

Pasalnya, sopir hotel selama ini dianggap sama dengan sopir lainnya. Mereka sama sekali tidak diberikan akses khusus dalam menjemput tamu hotel. Akibatnya, banyak tamu hotel yang mengeluhkan buruknya pelayanan hotel.

Hal ini bisa berdampak bagi kemajuan pariwisata Lombok Tengah dan NTB umumnya. ‘’Kami minta pemda menyurati PT AP I agar sopir hotel diberikan kemudahan,’’ kata Ketua PHRI Lombok Tengah, HL Fathurrahman, pekan lalu.

BACA JUGA :  BP2KM Siap Bersinergi dengan PHRI NTB

Selain itu, Fathurrahman juga meminta kepada pemda untuk menertibkan menjamurnya bar dan kafe liar di wilayah Kuta. Keberadaan mereka selama ini merugikan usaha kafe, bar dan restoran yang memiliki izin. Dengan demikian, kedepannya mereka membuat izin.

Termasuk dengan usulan sopir hotel tersebut. Pihaknya akan berencana akan menyurati semua hotel untuk mendaftarkan nama-nama karyawan yang bertugas menjemput tamu. ‘’Sekaligus dengan daftar ini kita bisa ajak mereka mengurus izin bagi yang belum. Sebab, kita minta hotel yang tidak punya izin dipersulit,’’ tandasnya.

BACA JUGA :  Dispar Kesulitan Dapatkan Data Tamu Hotel

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Tengah, HL Putria mengaku, pihaknya akan segera menyuarati PT AP I. Karena masalah ini menyangkut perkembangan dan kemajuan pariwisata Lombok Tengah. ‘’Kami akan segera menyurati PT AP,’’ katanya. (dal)