Petugas Amankan Anak Punk di Arena CFD Mataram

Anak Punk
DIAMANKAN : Anak punk yang diamankan petugas di arena Car Free Day (CFD) Minggu (11/3). (ISNAINI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Petugas mengamankan sejumlah 9 anak punk yang beraksi di arena car free day (CFD) di Jalan Udayan kemarin. Mereka terdiri dari 4 orang berasal dari Mataram, sisanya dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. “ Kami mengamankan kemudian melakukan pembinaan, pendataan, nama, alamat, dan foto untuk kita kroscek dari daftar nama anak punk tahun 2017. Karena 2018 baru pertama kali kita temukan ini,” kata Koordinator Tana dan Satgas Hadi Suciawan kemarin.

Satgas intens melakukan patroli dan penindakan terhadap anak punk dan pengemis tahun lalu. Saat diamankan, tercatat ada 4 wajah lama. Mereka sudah menandatangani pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan. Warga resah dengan aksi mereka yang meminta-minta ditambah dengan pakaian yang urak-urakan.

Tercatat 4 anak punk dari Mataram masing-masing 2 dari Sekarbela, 1 dari Cakra dan 1 dari Babakan. Anak punk yang dari luar petugas berkoordinasi dengan Satgas P3S Provinsi NTB.

Hadi menjelaskan, pembinaan dilakukan dengan cara humanis yaitu dengan langkah-langkah memberikan solusi untuk memberikan pekerjaan seperti menjadi juru parker atau yang lainnya.

Selain anak punk, petugas juga mengamankan 4 orang pengemis, masing-masing 3 orang wajah lama dan 1 wajah baru. Mereka berasal dari Lombok Barat dan Lombok Tengah.” Sementara untuk anak jalanan (Anjal) kemarin kita sudah mengamankan satu anak umur 7 tahun dari Bertais, sudah kami serahkan juga ke keluarganya,” katanya. (cr-isn)