Perjalanan Melinda Trihapsari Terpilih Menjadi Anggota Paskibraka Nasional 2022

TERPILIH: Melinda Trihapsari Siswa SMAN 1 Selong, yang  lolos seleksi menjadi Anggota Paskibraka Nasional Tahun 2022. (Ist)

Siswa SMAN 1 Selong, Melinda Trihapsari lolos seleksi menjadi anggota Paskibraka Nasional Tahun 2022. Capaian ini tentunya menjadi prestasi yang membanggakan bagi Melinda.

Melinda Trihapsari merupakan anak ketiga dari pasang Mastar dan Rusniati. Tahun ini, Melinda sapaan akrabnya salah satu putra- putri terbaik NTB yang akan menjadi pasukan pengibar bendara merah putih di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang. Melinda terpilih menjadi anggota Paskibraka setelah mengalahkan beberapa perwakilan dari kabupaten/kota di wilayah Provinsi NTB.
Sebelum mengenyam pendidikan di SMAN 1 Selong, Melinda merupakan lulusan dari SDN 3 Pancor dan MTsN 1 Lotim. Gadis yang beralamat di Bagek Longgek Timur, Kelurahan Rakam mengaku sejak masih duduk di bangku SD memang memiliki cita-cita menjadi polisi wanita (polwan). ‘’Sejak duduk di sekolah saya sudah tertarik dengan kegiatan polisi cilik yang diadakan Polres Lombok Timur,” tutur Melinda belum lama ini.


Setelah tamat SD pun Melinda tetap melanjutkan keinginannya menjadi polwan dengan ikut ekskul Paskib di MTs dan SMA. Melinda pun menceritakan pengalamannya sampai pada akhirnya terpilih menjadi anggota paskibraka nasional. “Awal masuk sekolah terpilih menjadi pasukan 8 untuk acara 17 Agustus di sekolah. Tetapi kegiatan tersebut tidak jadi diselenggarakan karena pandemi. Selanjutnya saya mengikuti seleksi yang diadakan purna paskibra Indonesia (PPI) dimulai dari tingkat sekolah,” terangnya.
Untuk proses seleksi tingkat kabupaten beberapa tahapan yang diikuti mulai dari seleksi tinggi badan, berat badan dan yang lainnya. Termasuk juga dilatih akademik, fisik, mental, sekaligus proses penyeleksian. “Alhamdulillah akhirnya saya lolos di tingkat kabupaten. Setelah itu saya mengikuti seleksi di tingkat provinsi,” ujarnya.
Selama seleksi di tingkat provinsi, terangnya, dia kembali dilatih fisik, mental dan speaking. ‘’Dan akhirnya saya lolos ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Kegigihannya dalam mengikuti seleksi ini tentunya karena ingin membahagiakan dan membanggakan orang tuanya. Termasuk agar keinginannya menjadi polwan dapat terwujud. “Saya sangat berterima kasih kepada kedua orang dan sekolah yang terus mendukung keinginan saya ini. Kalau ingin lolos seleksi harus mempersiapkan fisik dan mental sedari awal,” tutupnya.
Sementara itu, Wirawan, pembina ekskul Paskib di SMAN 1 Selong mengaku sebagai Pembina Paskib tentunya senang dan bangga sekali karena salah satu anak didiknya bisa membawa nama sekolah, nama capas SMANSA di tingkat nasional. “Semua anak tetap kita bimbing untuk bisa melaju ke tingkat kabupaten provinsi, sampai nasional. Setiap kali latihan selalu kita benar-benar gembleng dan latih fisik serta mental mereka walaupun sempat terkendala dengan pandemi dan keterbatasan waktu latihan,’’ ungkap dia.

Baca Juga :  Meratapi Derita AGUSTINA SINTA NINGSIH Melawan Penyakit Kaki Gajah
Baca Juga :  MENGENAL MUHAMMAD FAISHAL, PERAIH BEASISWA DARI KEDUTAAN MESIR


Melinda ini, tutur dia, dari awal memang sudah kelihatan dari postur dan tinggi badan termasuk fisiknya secara qualified akan bisa lolos menjadi anggota Paskibraka sampai ke tingkat nasional. Hal itu juga didukung dengan berbagai persiapan yang telah diberikannya. “Seleksi paskibra ini sangat berat sekali tahapannya,” tutupnya.

Kepala SMAN 1 Selong, Dr Sri Wahyuni mengaku, bangga atas pencapaian ini. Ia mengapresiasi kerja sama semua pihak di sekolah terutama bagi para pembina ekskul yang sudah bekerja keras membina anak didiknya. “Kita berharap Melinda diberikan kesehatan dan kelancaran dalam latihan dan bahkan sampai pada pengibaran bendera merah putih di istana negara. Dan tentunya semoga SMAN 1 Selong semakin Berjaya,” tutupnya. (M Gazali – Lombok Timur)

Komentar Anda