Atlet Kota Mataram Boyong 12 Medali di Kejuaraan Renang

BOYONG MEDALI : Inilah beberapa atlet yang berhasil boyong 12 medali di kejuaraan renang. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Atlet-atlet Renang Mataram berhasil membawa pulang 12 medali dari Kejuaraan Renang Antar-Kabupaten/Kota se-Indonesia yang berlangsung 2-5 Mei lalu di Jawa Timur.

“Alhamdulillah anak-anak dapat lima medali emas, tiga perak, dan empat perunggu,” ujar Manajer Tim Devy Jayantri Ungari, Rabu (15/5).

Devy menjelaskan kejuaraan ini mempertandingkan KU 4 atau U-11. Lima medali emas yang diraih didapat Rafa Ghaisan Atha Roca di nomor 50 meter gaya kupukupu, 50 meter gaya bebas, 50 meter gaya punggung, 100 meter gaya punggung, dan 200 meter IM.

Sedangkan tiga medali perak disumbangkan Rafa Ghaisan di nomor 400 meter gaya bebas dan 200 meter gaya bebas. Serta Raya Neisya Aura di nomor 50 meter gaya dada. Empat medali perunggu didapat Raya Neisya Aura di nomor 100 meter gaya dada dan 200 meter gaya dada.

Baca Juga :  Tiket Olimpiade 2024 Masih Jadi Buruan Atlet BMX

Kemudian dua medali perunggu tambahan disumbangkan Muhammad Devan Khadafi di nomor 50 meter gaya dada dan 100 meter gaya bebas.

“Dengan capaian tersebut, Mataram berada di peringkat 12 klasemen akhir,” katanya.

Surabaya sebagai tuan rumah menjadi juara umum dengan 33 medali emas. Kabupaten Sidoarjo berada di peringkat kedua dengan 23 medali emas. Kabupaten Jombang menempati posisi tiga dengan 18 medali emas.

Baca Juga :  Tim Voli Pantai NTB Bawa Pulang Tiga Gelar Juara

Terpisah, Ketua KONI Mataram Firadz Pariska mengapresiasi capaian atlet-atlet renang junior Mataram tersebut. Ini bisa menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk terus berlatih mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan-kejuaraan besar kedepannya.

“Mereka ini bibit-bibit potensial. Bisa disiapkan untuk Porprov atau PON kedepan,” tuturnya.

Menurut Firadz, cabor renang menjadi salah satu cabor unggulan Mataram di Porprov. Pada Porprov NTB lalu, renang menyumbangkan puluhan medali bagi Mataram dan mengantarkan Mataram menjadi juara umum.

“Kita harus tetap siapkan regenerasi atlet. Ini penting agar prestasi terus terjaga atau bahkan meningkat,” tandasnya. (rie)

Komentar Anda