Perencanaan Jangan Melenceng dari RPJMD

PERTEMUAN : Kegiatan Forum Perangkat Daerah Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2018 di aula kantor Bupati Lombok Barat di Giri Menang kemarin.

GIRI MENANG– Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid membuka kegiatan Forum Perangkat Daerah Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2018 di aula kantor Bupati Lombok Barat di Giri Menang kemarin. Forum ini dilaksanakan disamping untuk mereview kembali usulan berdasarkan hasil Musrenbang di tingkat kecamatan terkait kesiapan lokus, fokus dan kewenangan sesuai RPJMD dan Renstra, juga untuk mengkomparasi berbagai usulan hasil Musrenbangcam. Forum ini untuk penyempurnaan rancangan RKPD yang telah disusun Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Saat memberikan sambutan, Fauzan menekankan agar perencanaan pembangunan fokus pada pencapaian RPJMD sesuai janji politiknya pada Pilkada lalu. Peserta yang hadir pada forum ini sebanyak 175 orang terdiri dari Sekda HM. Taufiq, Kepala Bappeda Dr. H Baehaqi, Kepala SKPD, tim pakar Unram, Dr. Iwan Harsono, para Camat, Kades delegasi dari 10 kecamatan. Hadir pula dari unsur legislatif, Wakil Ketua DPRD Sulhan Mukhlis, Ketua Komisi I HM. Zulkarnain, Ketua Komisi III H. Jamhur, Ketua Komisi IV Munawir Haris dan segenap elemen terkait.

Bupati berharap forum ini mampu menjadi awal bagi pemerintah untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bupati menjelaskan capaian target dari RPJMD hingga saat ini sekitar 80 persen. “Masih ada 20 persen atau tujuh indikator yang belum tercapai. Sangat berat, tapi bukan berarti kita tidak bisa menyelesaikannya,” tegas bupati.

[postingan number=3 tag=”lobar”]

Ketujuh indikator tersebut yaitu penurunan angka kemiskinan, penegakan Perda, rata-rata lama sekolah, kualitas transportasi, kualitas air sungai, tingkat kemantapan jalan, dan investasi khusus penanaman modal.
Untuk mencapai target ini, bupati menekankan forum ini penting untuk difokuskan pada pencapaian tujuh target tersebut. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergitas baik yang bersifat horizontal (antar SKPD) maupun vertikal (sinergi antara program pemerintah pusat dan provinsi dengan program Pemkab).

Bupati juga mengingatkan agar seluruh program yang nantinya tertuang dalam APBD harus terintegrasi antar SKPD. Hal itu untuk mengoptimalkan hasil dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama. Terakhir bupati mengingatkan agar kebersamaan tidak hanya secara internal (antar SKPD) tapi juga eksternal (dengan DPRD dan masyarakat) harus ditumbuhkan.

Sementara itu Kepala Bappeda H. Baihaqi mengatakan, forum ini dilaksanakan disamping mereview usulan hasil Musrenbangcam, juga untuk mengkomparasi berbagai usulan Musrenbangcam dimasing-masing kecamatan. Untuk menyusun kesempatan prioritas yang disepakati bersama secara dasar dan komitmen tinggi dalam memahami segala keterbatasan sumber daya yang ada. “Tujuan forum perangkat daerah ini menajamkan indikator dan target kinerja program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah,” jelasnya.(*)